Minggu, 14 Jun 2026 03:29 WIB

Gerakan Kawan Sungai Edukasi Lingkungan untuk Generasi Muda Pasuruan

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Minggu, 14 Sep 2025 12:34 WIB
Gerakan Kawan Sungai ini digagas dengan tujuan mengajak siswa untuk memantau kesehatan sungai di lingkungan sekolah. (Foto/jatimnow.com)
Gerakan Kawan Sungai ini digagas dengan tujuan mengajak siswa untuk memantau kesehatan sungai di lingkungan sekolah. (Foto/jatimnow.com)

jatimnow.com – Sebanyak 35 siswa dari 7 sekolah SMP/MTs di Kabupaten Pasuruan mengikuti Kemah Kawan Sungai pada 12–13 September 2025. Acara yang berlokasi di Wana Wisata Hutan Cempaka, Dayurejo, Prigen ini menjadi peluncuran resmi Gerakan Kawan Sungai.

Inisiatif tersebut merupakan bagian dari Program “Pemantauan Kesehatan Sungai Kedung Larangan Berbasis Biotilik untuk mendukung upaya Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim,” yang digagas oleh Cempaka Foundation.

Baca Juga: Pakar Sebut Akuakultur Jadi Solusi Ketahanan Pangan di Tengah Krisis Iklim

Para peserta Kemah Kawan Sungai dipilih karena mereka mewakili wilayah hulu hingga hilir Daerah Aliran Sungai (DAS) Kedung Larangan. Sekolah-sekolah yang terlibat antara lain SMPN 1 Prigen, SMPN 2 Prigen, SMP Ma’arif Prigen, SMP Taman Dewasa Prigen, MTs Sultan Agung Dayurejo (wilayah hulu), SMPN 1 Pandaan (wilayah tengah), dan SMPN 1 Bangil (wilayah hilir).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, Tri Krisni Astuti, memberikan dukungan dan apresiasi kepada Cempaka Foundation. Menurutnya, dengan mengajak anak-anak menjadi 'Kawan Sungai' sangatlah berarti. Mereka akan menjadi agen perubahan di sekolah, lingkungan tempat tinggal, dan masyarakat, dengan menjaga kebersihan sungai serta ekosistemnya.

"Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut untuk menjaga sungai tetap lestari," tuturnya.

Dalam kegiatan ini, juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Cempaka Foundation dengan lima sekolah, yaitu SMPN 1 Bangil, SMPN 1 Prigen, SMPN 2 Prigen, SMP Ma’arif Prigen, dan SMP Taman Dewasa Prigen.

Kerja sama ini bertujuan memperkuat komitmen sekolah sebagai basis gerakan peduli lingkungan dan mendukung program Sekolah Adiwiyata di Kabupaten Pasuruan.

Direktur Cempaka Foundation, Sarifudin Lathif, menegaskan pentingnya keberlanjutan gerakan ini. Gerakan Kawan Sungai ini digagas dengan tujuan mengajak siswa untuk memantau kesehatan sungai di lingkungan sekolah.

Baca Juga: Cara Unik Tempat Nongkrong Surabaya Ajak Gen Z Peduli Isu Lingkungan

"Selain itu, kami ingin meningkatkan kesadaran siswa-siswa lainnya serta masyarakat umum untuk menjaga dan melestarikan sungai melalui kampanye yang relevan dengan gaya generasi Z dan Alpha saat ini," jelasnya.

Selama kemah, para siswa mempresentasikan hasil inovasi riset dan kampanye lingkungan yang telah mereka kembangkan setelah melakukan praktik biotilik di sekolah masing-masing.

Presentasi tersebut dinilai oleh dewan juri yang berasal dari DLH Kabupaten Pasuruan, Yayasan Ecoton (Ecological Observations and Wetland Conservations), dan Cempaka Foundation. Selain itu, peserta juga mengikuti malam keakraban yang mempererat persahabatan.

Pada hari kedua, para Kawan Sungai diajak field trip ke Hutan dan Mata Air Curah Tangkil. Di lokasi ini, mereka belajar tentang ekosistem hutan dan sistem pertanian regeneratif agroforestry yang memiliki hubungan erat dengan keberlanjutan air dan ekosistem.

Baca Juga: Siswa SMPN 58 Surabaya Temukan Partikel Plastik di Air dan Udara

Kegiatan ditutup oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan, Mohammad Nur Kholis,  yang juga menyerahkan hadiah kepada sekolah dengan inovasi terbaik.

DLH akan menindaklanjuti gerakan ini dengan kolaborasi lintas pihak untuk mereplikasi program Kawan Sungai ke seluruh Kabupaten Pasuruan.

Gerakan Kawan Sungai diharapkan menjadi tonggak lahirnya generasi muda yang peduli lingkungan di Kabupaten Pasuruan. Generasi yang siap menjaga sungai sebagai penopang kehidupan dan mampu menghadapi tantangan perubahan iklim di masa depan.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.