Minggu, 21 Jun 2026 10:27 WIB

Mas Dhito Beri Bantuan Modal Usaha Ratusan Guru Non ASN di Kediri

  • Penulis :
  • | Rabu, 10 Sep 2025 21:00 WIB
Mas Dhito saat memberikan bantuan untuk guru non ASN. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Mas Dhito saat memberikan bantuan untuk guru non ASN. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan guru berstatus non Aparatur Sipil Negara (ASN) atau honorer. Untuk membangun kemandirian ekonomi, Mas Dhito memberikan bantuan modal untuk pengembangan usaha.

Sebanyak 242 orang guru dan tenaga pendidikan yang telah memiliki usaha mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) permodalan. Masing-masing mendapatkan Rp3 juta.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

"Kita fokus guru non ASN, jadi guru-guru ini kita berikan perhatian ekstra," kata Mas Dhito usai penyerahan bantuan secara simbolis di Gedung Bagawanta Bhari, Rabu (10/9/2025).

Perhatian yang diberikan Mas Dhito kepada mereka tak hanya bantuan modal. Sejak kepemimpinannya di periode pertama, Mas Dhito juga telah menyalurkan bantuan berupa tambahan insentif kepada guru ataupun pegawai non ASN.

Dengan modal usaha yang diberikan kali ini, Mas Dhito mengingatkan supaya bantuan yang diterima benar-benar bisa dimanfaatkan sebagai modal pengembangan usaha yang telah dijalankan.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

"Kita minta (bantuan ini) jangan digunakan untuk hal-hal yang sifatnya tidak substantif," pesan Mas Dhito.

Mereka yang mendapatkan bantuan permodalan ini memiliki usaha beragam, seperti membuka warung, jualan pakaian, toko kelontong, usaha kaki lima, jualan snack, atau pun jualan makanan di kantin.

Binti Erfa Jumala, salah satu penerima bantuan modal yang berprofesi sebagai pengajar Taman Kanak-Kanak (TK) mengaku telah mengabdi menjadi guru selama 21 tahun.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

Selain sebagai guru, dia juga memiliki usaha catering yang telah berjalan lima tahun. Bantuan yang diterima rencananya akan dimanfaatkan untuk membeli peralatan oven tangkring.

"Sampai saat ini belum punya. Saya senang sekali mendapatkan bantuan (modal) ini semoga usaha saya dapat berkembang dan lancar," ucap guru dari Kecamatan Gampengrejo itu.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.