Rabu, 24 Jun 2026 13:30 WIB

Pemkab Tulungagung Terima DBHCHT Mencapai 47,1 Miliar Tahun Ini

  • Penulis :
  • | Selasa, 09 Sep 2025 12:47 WIB
Foto: Kabag Perekonomian Setda Kabupaten Tulungagung, Arif Efendi (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Kabag Perekonomian Setda Kabupaten Tulungagung, Arif Efendi (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com- Tahun ini Pemkab Tulungagung menerima Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025 mencapai Rp47,1 miliar. Jumlah tersebut terdiri dari Rp43,5 miliar yang dialokasikan pada APBD murni dan sekitar Rp3,6 miliar ditambahkan saat APBD perubahan. Angka DBHCHT tahun 2025 ini lebih besar dibanding tahun 2024 yang mencapri Rp45 miliar. Namun jumlah tersebut masih kecil dibanding DBHCHT tahun 2023, yang mencapai Rp53,3 miliar.

Kabag Perekonomian Setda Kabupaten Tulungagung, Arif Efendi mengatakan, DBHCHT ini akan disalurkan untuk 11 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkab Tulungagung. OPD penerima DBHCHT terbesar adalah Dinas Kesehatan, sebesar Rp15 miliar. Kemudian Dinas Sosial Rp10,7 miliar, Dinas Pertanian Rp5,2 miliar, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sebesar Rp3 miliar.

Baca Juga: Harga BBM Naik, Anggaran Operasional Bus Sekolah di Tulungagung Membengkak

Selain itu Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) mendapat sebesar Rp2,9 miliar, RSUD dr Iskak Tulungagung sebesar Rp1,8 miliar, RSUD Campurdarat Tulungagung sebesar Rp1,8 miliar, dan Satpol PP sebesar Rp1,2 miliar. Sisanya OPD yang menerima di bawah Rp 1miliar, masing-masing Dinas Perindustrian dan Perdagangan Rp800 juta, Bagian Perekonomian Setda Rp400 juta, serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Rp250 juta.

“Setiap OPD punya peruntukannya masing-masing. Seperti untuk PBID (BPJS Kesehatan), BPJS Ketenagakerjaan, dan pembangunan fisik,” ujarnya, Selasa (9/9/2025).

Baca Juga: Permudah Pengurusan e-KTP, Dispendukcapil Tulungagung Jemput Bola ke Sekolah

Hingga pertengahan tahun ini, realisasi program dari DBHCHT sekitar Rp9,4 miliar atau 21,81 persen. Realisasi tertinggi di Dinas Kesehatan, masing-masing untuk Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID) BPJS Kesehatan, dan belanja obat.

Kenaikan nilai DBHCHT yang diterima ini adlah salah satu indikator bahwa produksi rokok di Kabupaten Tulungagung meningkat. Hal tersebut tidak lepas dari banyaknya pabrik rokok yang berada di wilayah Kabupaten Tulungagung. 

Baca Juga: Serapan Gabah Tinggi, Gudang Bulog Tulungagung Penuh

“DBHCHT ini dibayarkan ke daerah penghasil cukai rokok. Semakin banyak cukai yang disetor, alokasi DBHCHT semakin besar,” pungkasnya.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.