Jumat, 24 Jul 2026 17:53 WIB

Ning Lia: Kebijakan PMI Jember Patut Dicontoh!

Anggota DPD RI, Lia Istifhama. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
Anggota DPD RI, Lia Istifhama. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com – Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember dalam memangkas birokrasi pengurusan administrasi bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) menuai apresiasi dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Anggota DPD RI, Lia Istifhama, yang menilai langkah ini sebagai wujud keberpihakan pemerintah daerah terhadap para pekerja migran.


Sebelumnya, calon PMI asal Jember harus mengurus berbagai dokumen dan persyaratan di luar kota, seperti Surabaya, Malang, atau Banyuwangi. Namun, dengan adanya kebijakan baru ini, seluruh proses administrasi dapat diselesaikan di Jember.

"Sebagai Anggota Komite III DPD RI yang membidangi pekerja migran, tentu saya mengapresiasi langkah Gus Bupati Fawait. Saya berharap langkah ini diikuti kepala daerah lainnya," ujar Senator yang akrab disapa Ning Lia, Jumat (5/9/2025).

Baca Juga: Siswa TK-SD di Bangsalsari Jember Keracunan, Santapan MBG Diduga Jadi Pemicu

Ia menambahkan bahwa kebijakan ini tidak hanya mempermudah pelayanan, tetapi juga mengarahkan calon PMI untuk berangkat secara prosedural.

Di sisi lain, Ning Lia juga mencatat salah satu masalah utama yang dihadapi calon PMI adalah keberangkatan ilegal. Dengan adanya kemudahan yang diberikan oleh Bupati Jember, diharapkan semakin banyak calon PMI yang memilih jalur resmi.

"Langkah Bupati Jember ini bagus sebagai edukasi agar buruh migran berangkat secara legal. Karena prosesnya sudah dipermudah, saya kira tidak ada alasan lagi mereka berangkat secara ilegal," tegasnya.

Ning Lia mengingatkan pentingnya pembekalan keterampilan bagi para calon PMI. Menurutnya, hal ini akan meningkatkan daya saing mereka di pasar kerja internasional.

"Setelah dipastikan calon pekerja migran berangkat secara resmi, maka yang tak kalah pentingnya adalah membekali mereka dengan ketrampilan," pungkasnya.

Bupati Jember, Gus Muhammad Fawait, sebelumnya telah meresmikan Kantor P4MI (Pos Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia) di kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) Kabupaten Jember.

Baca Juga: Ratusan Warga Ajung Jember Terjangkit Penyakit Kronis, Banyak yang Takut Berobat

Langkah itu merupakan realisasi dari komitmen Pemkab Jember untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para calon PMI.

"Dengan adanya P4MI, kami berharap para calon pekerja migran asal Jember tidak perlu lagi ke luar kota untuk mengurus administrasi pemberangkatan," ujar Gus Fawait dalam peresmian tersebut.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.