Rabu, 22 Jul 2026 13:35 WIB

Aksi Unjuk Rasa di Tulungagung Batal Digelar Hari Ini

  • Penulis :
  • | Kamis, 04 Sep 2025 07:50 WIB
Foto: Koordinator aksi bersama Forkopimda Tulungagung (Capture video/jatimnow,com)
Foto: Koordinator aksi bersama Forkopimda Tulungagung (Capture video/jatimnow,com)

jatimnow.com- Aksi unjuk rasa di Tulungagung yang rencananya digelar hari ini dipastikan batal. Koordinator aksi bersama jajaran Forkopimda Tulungagung sepakat menunda pelaksanaan unjuk rasa hingga situasi dinyatakan kondusif. Pengumuman penundaan aksi tersebut diunggah melalui akun media sosial Polres Tulungagung dini hari pukul 02.21 WIB. Dalam video tersebut koordinator aksi serta Forkopimda menyampaikan hasil pertemuan yang mereka lakukan.

Kapolres Tulungagung, AKBP M Taat Resdi mengatakan penundaan ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kerusuhan dalam aksi unjuk rasa tersebut. Dari hasil pemetaan lapangan saat ini situasi tidak kondusif. Polisi bahkan telah menangkap seorang provokator yang berencana melakukan tindakan anarkis dalam aksi tersebut. Provokator tersebut juga melakukan tindakan anarkis saat aksi unjuk rasa di Kediri beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

"Kami sudah menangkap satu orang yang akan melakukan tindakan rusuh di Tulungagung, orang tersebut juga melakukan kerusuhan di Kediri," ujarnya, Kamis (4/9/2025).

Sementara itu Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo menyatakan pihaknya siap untuk membuka komunikasi dengan seluruh masyarakat. Pihaknya terbuka dalam menerima aspirasi masyarakat. Namun saat ini situasi di Tulungagung tidak kondusif. Dikhawatirkan aksi unjuk rasa tersebut digunakan untuk kedok terjadinya kerusuhan.

Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

"Saya siap untuk menerima aspirasi dari masyarakat dan berjanji akan terbuka melakukan komunikasi,"

Dalam video ini, salah seorang perwakilan koordinator aksi menyampaikan meskipun aksi tersebut ditunda, namun perjuangan tidak selesai. Masyarakat akan melanjutkan perjuangan melalui forum komunikasi secara kontinuitas yang sudah dijanjikan oleh jajaran Forkopimda. Aksi yang ditunda tersebut digantikan dengan dialog publik yang dapat diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat. Mereka juga membantah adanya isu yang menyebut koordinator aksi menerima uang untuk membatalkan kegiatan tersebut.

Baca Juga: 88 Persen SD di Tulungagung Gagal Penuhi Pagu Saat SPMB

"Kalau ada yang menyebut kami menerima uang berapa pun itu adalah fitnah," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.