Sabtu, 20 Jun 2026 07:18 WIB

Inspiratif! Rektor Unusa Kunjungi Mahasiswa Penerima Beasiswa KIPK

Rektor Unusa melakukan kunjungan langsung ke rumah mahasiswa penerima beasiswa KIPK. (Foto/Humas Unusa)
Rektor Unusa melakukan kunjungan langsung ke rumah mahasiswa penerima beasiswa KIPK. (Foto/Humas Unusa)

jatimnow.com - Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan bagi semua lapisan masyarakat dengan menjalankan program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) dari pemerintah.

Sebagai wujud kepedulian, Rektor Unusa melakukan kunjungan langsung ke rumah mahasiswa penerima beasiswa KIPK.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Pada Rabu (3/9) pagi, Rektor Unusa Prof. Ir. Achmad Jazidie, M.Eng., beserta jajaran pimpinan universitas mengunjungi kediaman beberapa mahasiswa penerima KIPK di Surabaya.

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan program beasiswa tepat sasaran, sekaligus menjalin kedekatan dengan para mahasiswa.

Rektor Unusa berkesempatan mendengar langsung kisah perjuangan Nafisah Galuh Aurellia dan M. Faisal untuk meraih pendidikan tinggi.

Keduanya merupakan generasi pertama di keluarga mereka yang berkesempatan mengenyam bangku kuliah. Prof. Jazidie mengaku bangga dengan semangat dan tekad yang dimiliki oleh para mahasiswa penerima KIPK.

Nafisah Galuh Aurellia, mahasiswa baru D3 Keperawatan Unusa, mengungkapkan kebahagiaannya karena mimpinya untuk kuliah akhirnya terwujud berkat beasiswa KIPK. Gadis kelahiran Sidoarjo ini harus menghadapi kenyataan hidup tanpa seorang ayah sejak kecil.

Baca Juga: Keren! Tiga Mahasiswa KIP-K Unusa Raih Double Degree di Taiwan

"Alhamdulillah, saya sangat senang akhirnya bisa kuliah. Dulu ayah pernah berpesan agar saya memiliki keterampilan, dan saya memilih keperawatan," tutur Galuh.

Ibunda Galuh, Lilis Suryati, juga tak kuasa menahan haru atas keberhasilan putrinya. "Saya selalu menegaskan pentingnya spiritualitas kepada anak-anak. Doa dan usaha akan selalu membuahkan hasil," ujarnya.

M. Faisal, mahasiswa baru S1 Manajemen Unusa, mengaku bahwa keinginan untuk kuliah baru muncul saat ia duduk di kelas 12 SMK.

"Saya ingin kuliah agar bisa membuka usaha," jelasnya. Berkat saran dari saudara sepupunya, Faisal berhasil lolos seleksi KIPK di Unusa.

Baca Juga: Tujuh Mahasiswa UNUSA Lulus Program INTENSE Taiwan

Faisal tidak menghiraukan keraguan dari teman-temannya dan memilih untuk fokus pada masa depannya. Sejak kecil, Faisal telah menghadapi berbagai kesulitan hidup.

Ia bahkan sudah ditinggal oleh ibunya sejak usia 4 tahun. "Saya ingin menjadi anak yang bermanfaat dan membanggakan keluarga," kata Faisal.

Ayah Faisal, Budiman, mengaku sangat bahagia dan mendukung penuh keinginan anaknya untuk kuliah. "Pendidikan sangat penting untuk masa depan," ujarnya.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.