Senin, 15 Jun 2026 19:06 WIB

Lima Produsen Teratas Jadi Biang Kerok Sampah Mangrove Surabaya

Komunitas River Warrior mengidentifikasi sampah plastik yang mencemari kawasan Mangrove Wonorejo, Surabaya. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
Komunitas River Warrior mengidentifikasi sampah plastik yang mencemari kawasan Mangrove Wonorejo, Surabaya. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com - Lima produsen teratas jadi biang kerok sampah mangrove terungkap ketika aksi bersih-bersih yang dilakukan oleh komunitas River Warrior Indonesia di kawasan Mangrove Wonorejo Surabaya. Fakta tersebut cukup mengejutkan karena menjadi penyebab pencemaran lingkungan.

Dalam kegiatan bertajuk "MAGER: Make Mangrove Green Again", relawan menemukan bahwa sebagian besar sampah plastik yang mencemari hutan mangrove berasal dari lima produsen plastik besar.

Baca Juga: Aduh! Kota Kediri Terpapar Plastik, Dominasi Sachet Wings dan Mayora

Pimpinan River Warrior dan mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Airlangga Surabaya, Aeshnina Azzahra Aqilani, menjelaskan bahwa Mangrove Wonorejo memiliki peran krusial bagi Surabaya.

"Mangrove ini melindungi kota dari tsunami dan menyaring air dari Kali Wonokromo dan Kali Wonorejo. Namun, tumpukan sampah plastik mengancam kelestariannya," terangnya kepada jatimnow.com, Rabu (03/9/2025).

Sampah plastik yang terbawa arus sungai menjerat dan mencekik akar mangrove, menyebabkan kematian pohon. Untuk itu, upaya pembersihan sampah plastik harus terus dilakukan untuk menyelamatkan ekosistem mangrove.

Aeshnina, yang akrab disapa Nina, mengungkapkan bahwa aksi MAGER tidak hanya bertujuan membersihkan sampah, tetapi juga mengidentifikasi sumber pencemaran.

Baca Juga: Darah Manusia Terkontaminasi Racun Plastik, Peneliti Temukan Fakta Ngeri

"Kami menemukan berbagai jenis sampah plastik, mulai dari tas kresek hingga peralatan nelayan. Ironisnya, sebagian besar sampah tersebut berasal dari produk-produk yang kita gunakan sehari-hari," katanya.

Dalam brand audit yang dilakukan oleh relawan MAGER pada 3 September 2025, terungkap fakta mencengangkan bahwa lima produsen teratas bertanggung jawab atas sebagian besar sampah plastik yang mencemari Mangrove Wonorejo.

Data menunjukkan bahwa Wings menyumbang 37�ri total sampah plastik bermerek, diikuti oleh Unilever (18,5%), Indofood (10,3%), Kapal Api (6,1%), dan Siantar Top (4,1%).

Baca Juga: Tekan Sampah Plastik, Dindik Jatim Motori Gerakan Zeroplast

Temuan ini menggarisbawahi perlunya tanggung jawab yang lebih besar dari pihak produsen dalam mengatasi masalah sampah plastik."

"Data ini sangat penting untuk mendorong produsen agar lebih bertanggung jawab terhadap sampah plastik yang mereka hasilkan. Konsumen juga perlu lebih bijak dalam memilih produk," imbuh Nina.

 

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.