Minggu, 21 Jun 2026 01:59 WIB

Hindari Polemik, Pemkab Trenggalek Terapkan E-Transparansi Dana Komite Sekolah

  • Penulis :
  • | Rabu, 03 Sep 2025 08:38 WIB
Foto: Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (Prokopim Trenggalek/jatimnow.com)
Foto: Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (Prokopim Trenggalek/jatimnow.com)

jatimnow.com–Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mengumumkan paket kebijakan pendidikan baru yang mewajibkan setiap sekolah di bawah kewenangan Pemkab Trenggalek menerapkan e-Transparansi dana komite. Kebijakan ini bertujuan mencegah polemik terkait pengelolaan sumbangan sukarela dari wali murid, baik berupa uang tunai maupun barang. Setiap sekolah diberi waktu maksimal dua minggu untuk menindaklanjuti.

Data transparansi akan dihimpun Dinas Kominfo menjadi satu data konsolider yang dapat diakses publik melalui portal resmi Pemkab Trenggalek.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

“Selama ini dana yang dihimpun komite sekolah tidak termasuk objek pemeriksaan Inspektorat maupun BPK. Karena itu kami sepakat untuk membuka transparansi publik melalui sistem digital,” ujar Mas Ipin, Rabu (3/9/2025).

Kebijakan ini berlaku untuk SD, SMP sederajat, hingga PAUD. Mas Ipin juga membuka ruang bagi sekolah di luar kewenangan Pemkab Trenggalek untuk ikut menerapkan hal serupa.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Mas Ipin mencontohkan, ada wali murid yang menyumbang semen untuk pembangunan sekolah. Sumbangan semacam ini juga wajib dicatat dan dilaporkan agar bisa dipantau masyarakat.

“Harapannya ini menjadi budaya baru yang sehat. Orang tua bisa lebih tenang menyekolahkan anak-anaknya karena penggunaan dana sukarela dapat dipantau bersama,” tambahnya.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Terkait Dana BOS, Mas Ipin menegaskan pengelolaannya sudah memiliki mekanisme pengawasan tersendiri.

“Fokus kita hanya pada dana komite yang selama ini belum terpantau,” pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.