Rabu, 22 Jul 2026 04:41 WIB

Ketemu Ketua DPRD Jember, Petani Ungkapkan Keluhan Serangan Hama

  • Penulis : Sugianto
  • | Senin, 01 Sep 2025 12:37 WIB
Foto: Reses yang digelar Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim (Sugianto/jatimnow.com)
Foto: Reses yang digelar Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim (Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com- Petani di Jember mengeluhkan serangan hama tikus yang terjadi di sawahnya. Hal ini diungkapkan saat bertemu dengan Ketua DPRD Jember Ahmad Halim, dalam kegiatan reses di Kaliwates. Petani asal Desa Rambigundam, Kecamatan Sukorambi bernama Ahmad Amin ini mengeluhkan serangan hama ini.

Amin menyampaikan, meskipun pupuk dan harga gabah saat ini sudah stabil, tapi kendala yang dihadapi petani di desanya adalah adanya serangan hama tikus. Akibat serangan hama tikus itu, para petani di daerahnya sudah merasa frustasi dan bingung menanganinya. Bahkan, beberapa dari mereka musim tanam kali ini diyakini akan gagal panen, meskipun berbagai cara yang dilakukan tetap gagal. Amin juga menyoroti minimnya peran Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) pertanian dalam melakukan pendampingan.

Baca Juga: Aksi Progib Jember Dukung Program MBG, Desak Evaluasi Tata Kelola

"Kami minta, kepada bapak Ketua DPRD, untuk menyampaikan keluhan ini ke pemerintah. Kalau serangan hama tikus ini dibiarkan, kami para petani bisa gagal panen," ujarnya, Minggu (31/8/2025).

Keluhan juga diungkapkan oleh Andi, seorang petani asa Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates. Andi mengeluhkan saluran irigasi ke lahan pertanian yang rusak. Hal ini dikarenakan pembangunan kawasan perumahan yang kadang menghambat saluran air ke lahan pertanian.

Baca Juga: Temui Massa Aksi, DPRD Jember Siap Kawal Aspirasi Program Makan Bergizi Gratis

"Kami berharap ada perbaikan saluran irigasi tersebut," tuturnya.

Mendengar itu, Ahmad Halim berjanji akan menyampaikan keluhan petani ke Dinas Pertanian. Terkait perbaikan saluran irigasi juga akan diserahkan ke Dinas tersebut.

Baca Juga: Ribuan Relawan SPPG di Jember Geruduk Kantor DPRD, Minta MBG Tetap Dilanjutkan

"Nanti akan kami sampaikan ke Dinas Pertanian, dan meminta kepada Dinas untuk melakukan intervensi, agar PPL nya turun ke lapangan," pungkasnya.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.