Senin, 15 Jun 2026 11:49 WIB

SD dan SMP di Surabaya Terapkan Belajar dari Rumah, Catat Tanggalnya

Ilustrasi belajar daring. (Foto: Unsplash/Compare Fibre)
Ilustrasi belajar daring. (Foto: Unsplash/Compare Fibre)

jatimnow.com – Seluruh sekolah tingkat SD dan SMP, baik negeri maupun swasta di Kota Surabaya, akan menerapkan kegiatan belajar dari rumah mulai 1 hingga 4 September 2025. Langkah ini diambil menyusul beredarnya informasi mengenai rencana aksi demonstrasi susulan serentak pada tanggal tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Yusuf Masruh, menegaskan bahwa kegiatan belajar tidak diliburkan, melainkan dialihkan secara daring. Tujuannya untuk mengantisipasi potensi adanya kejadian yang tidak diinginkan terjadi saat siswa berkegiatan di sekolah.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

“Bukan diliburkan, tapi belajar dari rumah. Jadi anak-anak jam efektifnya tetap jalan. Semua SD sampai SMP, negeri maupun swasta, menerapkan belajar dari rumah mulai 1 sampai 4 September,” ujarnya dikonfirmasi, Minggu (31/8/2025).

Yusuf juga meminta peran aktif orang tua dalam memastikan anak tetap mengikuti pembelajaran online dari rumah.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

“Saya minta tolong orang tua memastikan betul anak-anak ini mengikuti pembelajaran yang digelar secara daring,” pesannya.

Selain itu, Dispendik Surabaya juga memberi perhatian khusus pada kegiatan anak di luar jam sekolah. Menurut Yusuf, siswa yang memiliki kegiatan di luar rumah harus mengantongi izin.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

“Jika anaknya ikut kegiatan di luar seperti latihan klub atau lomba, harus ada izin dari klub atau penyelenggara lomba, dan dipastikan juga dengan sekolah. Tujuannya agar jelas bahwa anak memang ada kegiatan dan sekolah mengetahui,” tambahnya.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan keselamatan peserta didik, sekaligus memastikan proses pembelajaran tetap berjalan tanpa hambatan.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.