Minggu, 14 Jun 2026 17:18 WIB

Konflik Harta Gono-Gini di Pabrik Surabaya, Puluhan Karyawan Terjebak

Puluhan karyawan terjebak di dalam pabrik akibat konflik internal terkait sengketa harta gono-gini, pada Sabtu (30/8/2025) malam. (Foto: Jay for JatimNow.com)
Puluhan karyawan terjebak di dalam pabrik akibat konflik internal terkait sengketa harta gono-gini, pada Sabtu (30/8/2025) malam. (Foto: Jay for JatimNow.com)

jatimnow.com – Puluhan karyawan CV Variatexindo, sebuah pabrik garmen yang berlokasi di kawasan Kedurus, Surabaya, dilaporkan terjebak di dalam pabrik akibat konflik internal terkait sengketa harta gono-gini. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (30/8/2025) malam.

Menurut informasi yang dihimpun, sebanyak 30 karyawan, termasuk 10 pria, sejumlah karyawan perempuan, dan seorang anak kecil, tidak dapat meninggalkan area pabrik.

Baca Juga: Perahu Tambang Terbalik di Surabaya, Keluarga Korban Hilang Tabur Bunga

Konflik ini bermula dari perseteruan harta gono-gini antara pasangan HLH dan HH. HH mengklaim masih memiliki hak kepemilikan atas pabrik tersebut, dengan dasar pembatalan akta perdamaian yang diajukannya.

Klaim tersebut dibantah oleh JS, putri dari HLH dan HH. JS berpendapat bahwa hibah kepemilikan CV Variatexindo tidak pernah dibatalkan secara sah, sehingga hak kepemilikan tetap berada di pihak keluarga.

Ketegangan mencapai puncaknya ketika pihak HH diduga mendatangkan sejumlah orang dengan tujuan menguasai pabrik. Tindakan ini berujung pada penguncian pintu gerbang dari luar, yang menyebabkan puluhan karyawan, termasuk JS yang berada di lokasi, tidak dapat keluar.

Baca Juga: Perahu Tambang Terbalik di Surabaya, 1 Korban Hilang Teridentifikasi

"Kalau kita semua keluar, saya khawatir mereka akan mengambil alih pabrik ini," ujar JS saat dihubungi oleh media.

Ia menyatakan bahwa dirinya dan para karyawan memilih untuk tetap bertahan di dalam pabrik demi menjaga keamanan aset perusahaan.

Situasi semakin memanas ketika pihak HH bersikeras ingin memasuki area pabrik dengan dalih mediasi. Namun, JS menolak untuk menemui pihak HH karena alasan keamanan para karyawan.

Baca Juga: Perahu Tambang Terbalik di Surabaya Disebabkan Bocor, 1 Penumpang dalam Pencarian

Menanggapi situasi tersebut, aparat kepolisian dari Polsek Karangpilang segera tiba di lokasi untuk mengamankan keadaan dan mencegah terjadinya eskalasi konflik.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi di depan pabrik masih dalam pengawasan ketat aparat kepolisian. Pihak kepolisian berupaya menenangkan kedua belah pihak yang berseteru, sambil mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan konflik keluarga yang berdampak pada keselamatan dan kebebasan para karyawan.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.