Rabu, 17 Jun 2026 07:53 WIB

Pemkab Kediri Tergetkan Peningkatan Kemantapan Jalan Hingga 89 Persen

Foto: Perbaikan jalan yang dilakukan Pemkab Kediri (Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Foto: Perbaikan jalan yang dilakukan Pemkab Kediri (Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com– Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mendorong setiap tahun terjadi peningkatan kualitas jalan kabupaten. Pihak Pemkab menargetkan kondisi kemantapan jalan kabupaten bisa naik menjadi 89 persen pada akhir 2025.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama mengatakan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, total ruas jalan kabupaten sepanjang 1.295 km. Dari panjang jalan itu, saat ini kondisi kemantapan jalan kabupaten pada angka 87 persen.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

“Hingga akhir tahun 2025 kita targetkan dari yang sekarang 87 persen bisa naik setidaknya 2 persen jalan kondisi baik,” ujarnya, Kamis (28/8/2025).

Untuk menaikkan kemantapan jalan hingga menjadi 89 persen itu, lanjut Irwan, jalan-jalan yang kondisinya rusak berdasarkan pemetaan langsung dilakukan penanganan. Disisi lain pihaknya juga bekerja keras menjaga jalan yang kondisi telah baik jangan sampai mengalami kerusakan.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

Penanganan jalan yang sebelumnya lebih pada jalan desa, kali ini difokuskan pada jalan kabupaten. Setidaknya pada tahun 2025 ini sudah ada 78 pekerjaan penanganan jalan yang tersebar di 22 kecamatan dengan total pekerjaan sepanjang 51.190,32 meter.

Rinciannya, 67 pekerjaan pemeliharaan berkala dan rehabilitasi sepanjang 44.442,44 meter, 6 pekerjaan pelebaran jalan sepanjang 5.214 meter, dan 5 pekerjaan pembangunan jalan dengan panjang 1.533,88 meter.

Baca Juga: Rakor Forkopimda di Jogja, Mas Dhito Tegaskan Komitmen Jaga Kondusifitas Kediri

“Pekerjaan-pekerjaan ada yang sudah dikerjakan, ada juga yang masih berjalan,” pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.