Kamis, 18 Jun 2026 22:10 WIB

Nilai Ekonomis Capai Rp700 Miliar, Pemkab Kediri Bakal Gelar Kediri Koi Show 12

Mas Dhito saat melihat peternakan Koi di Kediri. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Mas Dhito saat melihat peternakan Koi di Kediri. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Kediri bakal menggelar kontes koi pada akhir Agustus ini. Potensi ekonomis koi di daerah ini dinilai mencapai Rp700 miliar setahunnya.

Hal ini diungkapkan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, Nur Hafidz. Menurutnya potensi koi Kabupaten Kediri cukup besar.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

“Produksi ikan koi di kabupaten kediri saat ini sekitar 95 juta ekor per tahun dengan nilai ekonomis sekitar Rp700 miliar,” terangnya, Senin (25/8/2025).

Dengan potensi tersebut, katanya, Pemerintah Kabupaten Kediri terus mendorong agar pembudidaya koi di Bumi Panjalu untuk terus meningkatkan kualitas koi. Sehingga diharapkan bisa meningkatkan nilai jual dan pasar ikan hias tersebut.

Untuk memperluas pasar ikan koi, lanjut Nur Hafid, Kediri Koi show rutin digelar dari tahun ke tahun. Dimana tahun ini akan diikuti oleh penghobi koi dari berbagai daerah di Indonesia seperti Surabaya, Jakarta, Palembang, hingga Bali dan Lombok.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

Pihaknya juga berharap dengan event ini bisa meningkatkan minat masyarakat terhadap ikan hias termasuk pula mendorong daya saing koi lokal Kabupaten Kediri.

“Harapannya dengan event ini bisa meningkatan daya saing ikan koi lokal untuk pasar domestik dan ekspor,” imbuhnya.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

Sebagai informasi Koi Show 12 ini sekaligus sebagai peringatan HUT Republik Indonesia ke 80. Sedangkan pelaksanaanya akan digelar selama dua hari pada 30 dan 31 Agustus 2025.

Adapun dalam kontes tersebut akan merebutkan piala bergilir Bupati Kediri dan juara akan mendapatkan uang pembinaan jutaan rupiah.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.