Sabtu, 20 Jun 2026 23:18 WIB

Dinas Kesehatan Jember Siapkan Tukang Pijat Tradisional Bagi Peserta Tajemtra

  • Penulis : Sugianto
  • | Sabtu, 23 Agu 2025 10:15 WIB
Foto : Peserta saat mengikuti gerak jalan tradisional Tajemtra (Sugianto/jatimnow.com)
Foto : Peserta saat mengikuti gerak jalan tradisional Tajemtra (Sugianto/jatimnow.com)

 

jatimnow.com-Selain tenaga medis, Dinas Kesehatan juga menyiapkan tukang pijat tradisional bagi peserta Gerak Jalan Tanggul - Jember Tradisional (Tajemtra) 2025. Terdapat sekitar 41 Tim medis yang disiapkan Dinkes Jember untuk pengamanan yang tersebar di sepanjang jalur Tajemtra 2025.

Baca Juga: Data Warga Miskin Dibenahi, BP Taskin Puji Langkah Pemkab Jember

Plt. Kepala Dinkes Jember Achmad Helmi Luqman menjelaskan, Dinkes telah menyiagakan 15 pos kesehatan di lokasi strategis.

“Kami juga telah menyiapkan puskesmas di sepanjang rute sebagai tempat rujukan awal,” ujarnya, Sabtu (23/8/2025).

Selain itu, dinkes juga menurunkan tim medis untuk mendampingi peserta dan tamu undangan. Ambulans dari RSD dr. Soebandi khusus disiapkan untuk mendampingi VVIP, ditambah dengan enam ambulans mobile yang mengikuti jalannya para peserta.

“Kami juga mengerahkan dua unit ambulans roda dua untuk VVIP dan dua unit ambulans roda dua dari PMI untuk mendukung pengawalan peserta,” tuturnya.

Baca Juga: Pertamina Jual Paket Sembako Rp211 Ribu Seharga Rp30 Ribu di Jember

Untuk rujukan medis yang lebih lanjut, sejumlah rumah sakit juga siap siaga, termasuk RSD Balung, RS Kaliwates, RS Siloam, dan RSD dr. Soebandi.

“Kami telah berkoordinasi dengan semua rumah sakit di sepanjang jalur untuk siap menerima peserta yang memerlukan perawatan,” imbuhnya.

Selain itu, Dinkes Jember juga menyediakan tim pemijat tradisional atau hatra. Terdapat setidaknya 24 hatra yang ditempatkan di tiga lokasi, yaitu Lapangan Bangsalsari, Lapangan Rambipuji, dan Alun-alun Jember.

Baca Juga: Pengerjaan Food Street Jember Dikebut, Jamin tak Ganggu Peribadatan di Gereja

“Layanan pijat tradisional ini ditujukan untuk membantu peserta yang mengalami kejang otot,” kata Helmi.

Di samping persiapan medis, Dinkes juga mengeluarkan surat edaran mengenai lalu lintas ambulans. Ambulans yang tidak memiliki stiker resmi Dispora dilarang melintasi jalur Tajemtra.

“Kami telah menyiapkan PSC 119 yang berkolaborasi dengan Dishub dan Satlantas agar ambulans untuk rujukan darurat dapat tetap mendapatkan akses,” pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.