Minggu, 21 Jun 2026 01:37 WIB

Antisipasi Bencana Kekeringan, BPBD Trenggalek Siapkan Bantuan 500 Tandon Air

  • Penulis :
  • | Selasa, 19 Agu 2025 08:51 WIB
Foto: Tandon air yang disiapkan BPBD untuk menghadapi musim kemarau (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Tandon air yang disiapkan BPBD untuk menghadapi musim kemarau (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-BPBD Trenggalek telah menyiagakan bantuan ratusan tandon air untuk mengantisipasi bencana kekeringan. Mengingat Trenggalek merupakan wilayah yang menjadi langganan bencana kekeringan.

Berdasarkan data BPBD Trenggalek terkait bencana kekeringan pada 2024 lalu, ada sebanyak 72 desa di 14 kecamatan yang dilanda bencana kekeringan.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

"Saat ini belum ada pemerintaan bantuan air bersih dari masyarakat. Mengingat sampai saat ini masih terjadi musim kemarau basah," ujar Kepala BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi, Selasa (19/8/2025).

Meski keberadaan mata air masih ada, BPBD Trenggalek akan selalu menganalisa ketersediaan air. Apalagi prakiraan puncak musim kemarau akan terjadi pada Agustus 2025.

"Prakiraan BMKG musim kemarau tahun ini cenderung lebih pendek," ucapnya.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Saat ini BPBD Trenggalek telah menerima bantuan tandon air bersih sejumlah 500 buah dari Pemprov Jatim. Adapun kapasitas tandon air mencapai 1.200 liter.

"Nantinya tandon air akan kami distribusikan kepada desa-desa yang terdampak kekeringan," terangnya.

Selain itu, untuk mengantisipasi bencana kekeringan pemerintah telah membuat 60 sumur bor disejumlah titik yang terdampak kekeringan. Juga mengoptimalkan fungsi irigasi untuk pertanian.

Baca Juga: Puluhan Tandon Air Disiapkan BPBD Tulungagung Untuk Antisipasi Kekeringan

"Kami sudah menyiagakan armada truk tanki air, apabila ada permintaan bantuan air bersih dari warga," pungkasnya.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.