Sabtu, 06 Jun 2026 21:30 WIB

Mobil Dinas Gagal Menanjak, Komisi C DPRD Jember Dorong Perbaikan Jalan

  • Penulis : Sugianto
  • | Senin, 18 Agu 2025 07:32 WIB
Foto : Proses evakuasi kendaraan dinas (Sugianto/jatimnow.com)
Foto : Proses evakuasi kendaraan dinas (Sugianto/jatimnow.com)

 jatimnow.com-Sejumlah mobil rombongan Bupati Jember Muhammad Fawait gagal menanjak. Peristiwa ini terjadi saat rombongan mengikuti kegiatan peresmian listrik di Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, Sabtu (16/8/2025) malam. Banyak roda mobil yang hendak menanjak gagal dan berhenti di tanjakan Jalan Bandealit. Informasi didapat, roda berputar tapi tidak berjalan, lantaran tanah gembur.

Anggota Komisi C DPRD Jember, David Handoko Seto yang berada dalam rombongan tersebut mengatakan rombongan mobil mengalami kendala saat dalam perjaanan pulang. Mobil yang mereka tumpangi gagal menanjak. Warga sekitar serta penumpang juga turut membantu mendorong dan menarik kendaraan yang gagal menanjak. Satu persatu, kendaraan plat merah lalu berhasil dievakuasi, meskipun membutuhkan waktu berjam-jam.

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Dorong Instansi dan Perusahaan Lebih Peduli Disabilitas

"Mayoritas mobil dinas Pemkab Jember gagal menanjak karena faktor kondisi jalan. Jalan tanjakan tersebut dalam kondisi gembur, sehingga ban mobil kehilangan cengkeraman," ujarnya, Senin (18/8/2025).

David yang hobi off road membawa kendaraan miliknya jenis Mobil Ford Everest 4x4, dan membantu menarik kendaraan yang gagal menanjak. Kejadian ini menyebabkan antrian dengan kendaraan lain yang hendak melintasi. Secara bergantian mereka harus melewati jalan terjal ini.

Baca Juga: Tercekik Aturan Barcode, Nelayan Puger Jember Kesulitan Beli Solar Subsidi

"Menurut keterangan warga, jalan tersebut baru selesai diuruk tanah dan batu. Kalau dibiarkan seperti awal tidak akan gembur, hanya saja jalannya bergelombang," tuturnya.

Atas kondisi jalan yang membahayakan itu, David berharap mendapatkan respons cepat dari Pemkab Jember. Mereka diharapkan bisa menyegerakan pengaspalan hingga ke pemukiman warga. Sebab, saat ini jalan aspal yang melintasi kawasan Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) itu hanya sepanjang 8 KM pada tahun 2024. Pengaspalan tersebut menghabiskan anggaran Rp19,4 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBD 2024. Sampai saat ini, masih tersisa 4 KM jalan yang belum diaspal sampai Pantai Bandealit. Di sepanjang jalan 4 KM tersebut terdapat tanjakan ekstrem, tepatnya di dekat Pabrik Pengolahan PT Bandealit.

Baca Juga: Klarifikasi Dugaan Praktik Titipan Jabatan, Komisi D DPRD Jember Panggil Dispendik

"Kejadian ini seharusnya direspons cepat oleh Pemkab Jember untuk segera melanjutkan pengaspalan. Kalau terus dibiarkan, mobil warga yang ada di bawah juga akan kesulitan melintas di tanjakan tersebut," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.