Minggu, 14 Jun 2026 23:39 WIB

Manfaatkan Limbah Laut, 2 Pelajar Surabaya ini Sabet Medali Perunggu

Dua siswi SMA Muhammadiyah Surabaya menunjukkan hasil karyanya
Dua siswi SMA Muhammadiyah Surabaya menunjukkan hasil karyanya

jatimnow.com - Dua siswa di Surabaya ini berhasil meraih medali perunggu pada Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) yang diadakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Agnes Cahya Nanda Priwijayanti (15) dan Aninditya Adani (17) dua siswa SMA Muhammadiyah X Surabaya mendapat medali atas minat berwirausaha dengan memanfaatkan limbah cangkang kerang, menjadi barang bernilai ekonomis seperti souvenir, hiasan dinding, maupun barang pecah belah.

Andin Prastio, guru ekonomi SMA Muhammadiyah X Surabaya sekaligus pembina dua siswa itu mengungkapkan, dari 1.429 proposal ide yang diajukan seluruh pelajar 34 provinsi se Indonesia,  siswanya berhasil unggul karena pertimbangan ide inovasi yang dinilai dari kejadian yang ada disekitarnya dirubah menjadi benda yang bermanfaat.

"Ide siswa kami ini secara nyata memang terjadi pada masyarakat di pesisir. Konsep anak-anak ini unik karena mengangkat kearifan lokal Surabaya dan pemanfaatan limbah di pesisir, mereka juga berhasil dalam presentasi ke juri," terang Andin, Rabu (10/10/2018).

"Keduanya berhasil terpilih untuk mengikuti pameran dan presentasi bersama 90 finalis lainnya," imbuhnya.

Menurutnya kompetisi FIKSI merupakan tahun ketiga dilaksanakan. Dan tim dari komunitas entrepreneur SMAM X Surabaya selalu lolos jadi finalis.

"Tahun lalu di bidang boga ada yang lolos, kalau souvenir ini masuk bidang kriya," katanya.

Sementara itu, Agnes saat ditemui usai mempraktekkan berbagai produk souvenir dari kerang yang ia buat, mengungkapkan, dirinya sangat tertarik dengan kompetisi tersebut saat mendapat kabar dari pembina komunitas entrepreneur di sekolahnya.

"Awalnya ikut komunitas karena seru bisa punya pengalaman jualan sampai buat produk bahkan magang. Pas dikasih tahu ada lomba ini kami cari ide yang pas," ungkapnya

Siswa kelas XI ini kemudian memutuskan membuat hiasan dinding, dan pecah belah yang dihias dengan cangkang kerang. Mulai dari kerang kecil hingga kerang hijau.

"Kami melihat potensi pengolahan kerang ini masih terbatas, di pantai kenjeran dan pesisir lain juga berserakan,"lanjutnya.

Untuk itu Agnes dan Anin mencoba membuat produk sederhana namun memiliki nilai jual. Produk yang dinamakan Rang Rang Rung ini juga direncanakan akan mereka pasarkan secara online.

"Harapannya kalau banyak yang pesan, saya bisa memberi pekerjaan pada orang lain," ungkapnya.

Meskipun terkesan sederhana, keduanya yang terbilang jarang membuat kerajinan tangan mengaku kesulitan. Apalagi membutuhkan detail dan ketelitian untuk membuat souvenir tersebut.

"Proses pembentukan dan mengolah cangkang ini yang lama," pungkasnya.

Baca Juga: Jalin Kerja Sama dengan Persid Jember, UIN KHAS Sediakan Beasiswa untuk Pemain

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.