Minggu, 21 Jun 2026 19:08 WIB

Inilah Fokus Pembangunan Kabupaten Trenggalek di Tahun 2026

  • Penulis :
  • | Kamis, 14 Agu 2025 14:15 WIB
Foto: Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin (Prokopim Trenggalek/jatimnow.com)
Foto: Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin (Prokopim Trenggalek/jatimnow.com)

jatimnow.com-DPRD Trenggalek menyepakati Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2026. Dalam Sidang Paripurna tersebut Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mejelaskan fokus tahun 2026 adalah pembangunan kota atraktif.

Menurut Bupati yang akrab disapa Mas Ipin, ini sesuai dengan tema yang dipilih Pemerintah Kabupaten Trenggalek di tahun 2026. Dimana dengan fokus kepada konektifitas jalan dan juga sarana prasarana pariwisata, harapannya dapat meningkatkan pendapatan daerah maupun masyarakat.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

"Seperti tadi yang kita dengar dari perwakilan badan anggaran bahwa keputusan ini sudah sesuai dengan tema, bahwa tahun depan fokus pada pembangunan kota atraktif," ujarnya, Kamis (14/8/2025).

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Prioritas pembangunan di tahun 2026 salah satunya infrastruktur. Terdapat beberapa ruas jalan yang akan diperbaiki. Nilai perbaikan beragam mulai Rp50 miliar hingga Rp70 miliar. Pemkab juga fokus di gerbang pariwisata di Kecamatan Watulimo. Termasuk penjajakan untuk ijin trayek dari Stasiun Tulungagung hingga ke Trenggalek. Harapannya pada setiap kedatangan kereta sudah ada transportasi langsung yang menghubungkan Tulungagung dan Trenggalek. Selain itu juga kerjasama dengan BTS, dengan operator trasnportasi untuk menyediakan angkutan pariwisata.

"Tadi juga disinggung oleh salah satu Wakil Ketua DPRD bagaimana UMKM harus bisa bergerak juga dari kegiatan APBD yang kita kucurkan nantinya di tahun depan," imbuhnya.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Sementara itu, Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi menyikapi positif fokus pemerintah daerah ini karena menurutnya sesuai dengan tema yang diambil. Kota atraktif memilki arti bisa meningkatkan pendapatan. Bukan hanya pendapatan pemerintah daerah saja, tapi juga pendapatannya masyarakat. "Judul kita adalah kota atraktif, jadi peningkatan pendapatan, infrastruktur kita, agak kita alihkan ke fasilitas-fasilitas yang mendapatkan pendapatan," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.