Minggu, 07 Jun 2026 12:02 WIB

Petugas Satpas SIM Colombo Surabaya Berkostum Pejuang, Semangati Pemohon SIM

Petugas pelayanan mengenakan kostum pejuang dan veteran saat melayani masyarakat yang mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM), Satpas SIM Colombo Surabaya. Foto/JatimNow.com
Petugas pelayanan mengenakan kostum pejuang dan veteran saat melayani masyarakat yang mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM), Satpas SIM Colombo Surabaya. Foto/JatimNow.com

jatimnow.com - Pemandangan berbeda terlihat di Satpas SIM Colombo Polrestabes Surabaya. Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, para petugas pelayanan mengenakan kostum pejuang dan veteran saat melayani masyarakat yang mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM).

Inisiatif unik ini merupakan bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga: Dua Bulan Operasi, 192 Bandit Jalanan Surabaya Dikerangkeng

Kanit Regident Satpas SIM Colombo, AKP Tri Arda Meidiansyah, menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai refleksi atas perjuangan para veteran dan pahlawan bangsa.

"Ini sebagai bentuk penghormatan bagi para pejuang yang telah mengabdikan diri demi kemerdekaan dan kedaulatan bangsa, serta menjadi pengingat peran besar dan perjuangan para veteran," ujar AKP Tri Arda.

AKP Tri Arda menambahkan bahwa semangat para pahlawan harus terus hidup dalam diri setiap warga negara, terutama generasi muda.

"Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa adalah cara terbaik untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan," tegasnya.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

Petugas pelayanan mengenakan kostum pejuang dan veteran saat melayani masyarakat yang mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM), Satpas SIM Colombo Surabaya. Foto/JatimNow.comPetugas pelayanan mengenakan kostum pejuang dan veteran saat melayani masyarakat yang mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM), Satpas SIM Colombo Surabaya. Foto/JatimNow.com

Penggunaan kostum pejuang ini juga bertujuan untuk membangkitkan semangat nasionalisme masyarakat dan menanamkan nilai-nilai perjuangan dalam kehidupan sehari-hari.

Pihaknya berharap masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polrestabes Surabaya, dapat lebih menghargai jasa para pahlawan.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Laporkan Dugaan Hilangnya Aset Budaya ke Polisi

"Maksud dan tujuan pelayanan SIM dengan mengenakan baju pejuang ini adalah supaya masyarakat selalu mengingat jasa-jasa para pahlawan bangsa yang telah gugur dalam merebut Kemerdekaan Republik Indonesia dari tangan penjajah," imbuh AKP Tri Arda.

Tidak hanya itu, Satpas Colombo juga memberikan apresiasi kepada warga yang meraih nilai terbaik saat ujian praktik SIM. Bingkisan diberikan kepada peserta yang lulus dengan nilai baik.

"Agar para peserta juga jadi lebih semangat dan fokus saat menjalani ujian praktik," pungkas AKP Tri Arda.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.