Selasa, 09 Jun 2026 04:05 WIB

Selamat Datang Ksatria Airlangga!

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Minggu, 10 Agu 2025 06:00 WIB
Mahasiswa baru Universitas Airlangga ketika mengikuti penutupan PKKMB Unair, Sabtu (9/8/2025). Foto: Humas Unair for JatimNow.com
Mahasiswa baru Universitas Airlangga ketika mengikuti penutupan PKKMB Unair, Sabtu (9/8/2025). Foto: Humas Unair for JatimNow.com

jatimnow.com - Selamat datang Ksatria Airlangga! Rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Airlangga (UNAIR) tahun 2025 resmi ditutup pada Sabtu (9/8/2025).

Acara penutupan yang berlangsung meriah di Airlangga Convention Centre (ACC), Kampus MERR-C UNAIR, ditandai dengan sambutan Rektor UNAIR, Prof. Muhammad Madyan.

Baca Juga: Jalur SPAN PTKIN Berakhir, 4.235 Mahasiswa Baru Diterima UIN Tulungagung

Dalam kesempatan ini, Prof Madyan menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa baru atas semangat dan antusiasme yang ditunjukkan selama delapan hari mengikuti PKKMB.

"Ini adalah akhir dari perjalanan yang semoga berkesan. Kalian telah melalui PKKMB yang padat, tapi penuh makna," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa PKKMB Unair dirancang tidak hanya sebagai kegiatan pengenalan kampus, tetapi juga sebagai momentum bagi mahasiswa baru untuk memahami sejarah, prestasi, dan visi UNAIR sebagai kampus yang berdampak.

"Selama PKKMB, kalian diajak menyelami sejarah UNAIR, prestasi gemilangnya, dan proyeksi ke depan. Kalian juga diperkenalkan dengan berbagai kegiatan kemahasiswaan, fasilitas kampus, dan tentu saja, keberagaman yang menjadi ciri khas UNAIR," tambah Prof. Madyan.

Baca Juga: Jangan Kalap! Ini Panduan Pola Makan Seimbang Saat Lebaran

Rektor UNAIR, Prof. Muhammad Madyan memberikan motivasi mahasiswa baru dalam penutupan PKKMB Unair, Sabtu (9/8/2025). Foto: Humas Unair for JatimNow.comRektor UNAIR, Prof. Muhammad Madyan memberikan motivasi mahasiswa baru dalam penutupan PKKMB Unair, Sabtu (9/8/2025). Foto: Humas Unair for JatimNow.com

Rektor menegaskan bahwa PKKMB dirancang dengan konsep fun, humanis, dan akademis, bertujuan memperkaya intelektual mahasiswa secara seimbang, antara pengembangan nalar dan jiwa.

"Kami ingin kalian merasakan bahwa belajar di UNAIR itu menyenangkan, dalam lingkungan yang suportif dan kekeluargaan," harapnya.

Baca Juga: Kisah Nur Chakim, Perawat yang Dobrak Stigma HIV/AIDS di Gresik

Prof Madyan juga mengingatkan bahwa PKKMB hanyalah permulaan. "Setelah euforia ini, saatnya kalian terjun ke dunia perkuliahan yang sesungguhnya. Ketekunan dan keuletan adalah kunci untuk meraih kesuksesan," tegasnya.

Ia mendorong mahasiswa baru untuk menunjukkan potensi terbaik, aktif berorganisasi, dan menjunjung tinggi Tri Dharma Perguruan Tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

"Jadilah Ksatria Airlangga yang tidak hanya cerdas, tapi juga berani, berjiwa sosial, dan selalu menjunjung tinggi nilai-nilai HEBAT UNAIR," tutup Prof Madyan.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.