Sabtu, 20 Jun 2026 03:45 WIB

Anggota Komisi D DPRD Jatim, Dorong Penuntasan Pembebasan Lahan JLS

  • Penulis : Sugianto
  • | Sabtu, 09 Agu 2025 16:30 WIB
Foto : Anggota DPRD Jatim, H. Satib saat ditemui wartawan (Sugianto/jatimnow.com)
Foto : Anggota DPRD Jatim, H. Satib saat ditemui wartawan (Sugianto/jatimnow.com)

 

jatimnow.com- Persoalan penyelesaian Jalur Lintas Selatan (JLS) hingga kini belum selesai. Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, H. Satib mendorong penuntasan pembebasan lahan Jalur Lintas Selatan (JLS). Penyelesaian JLS hingga kini masih sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat Jawa Timur. Mengingat JLS tersebut, akses yang sangat mudah untuk melintasi antar kabupaten atau kota di Jawa Timur.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

"Dari sini saya selalu mendorong ke pemerintah, khususnya Bina Marga Jawa Timur selaku mitra kerja kami, untuk selalu inten komunikasi dengan BBPJN agar cepat-cepat melakukan penuntasan terkait pembebasan lahan," ujarnya, Sabtu (9/8/2025).

Menurut Satib, persoalan pembebasan lahan Taman Nasional Meru Betiri atau lainnya ini urusan dari kementerian dan pengerjaan JLS juga dari pemerintah pusat. Dengan komunikasi yang terpusat tentunya masalah ini bisa segera teratasi. Tersambungnya JLS otomatis akan berdampak kepada perekonomian masyarakat.

Baca Juga: Data Warga Miskin Dibenahi, BP Taskin Puji Langkah Pemkab Jember

"Saya pikir kalau masalah itu, seharusnya bisa dicarikan solusi lebih cepat, kalau kita lebih mengedepankan pada kepentingan sisi masyarakat," ungkapnya.

Kedepan, pihaknya dalam beberapa hari ini akan bertemu dengan BBPJN untuk membahas jalur Gumitir dan sekaligus akan membahas terkait JLS yang belum selesai.

Baca Juga: Pertamina Jual Paket Sembako Rp211 Ribu Seharga Rp30 Ribu di Jember

"Kalau kita bicara Gumitir, maka kita otomatis juga akan bicara JLS, kan gitu. Karena pikiran kami ketika Gumitir kita tutup, kalau toh JLS ini sudah siap dan ini nyambung saya pikir dampaknya enggak begitu seperti sekarang," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.