Senin, 15 Jun 2026 06:38 WIB

Buntut Motor Hilang, Unej Tarik Mahasiswa KKN Kolaboratif di Lumajang

  • Penulis : Sugianto
  • | Sabtu, 09 Agu 2025 13:10 WIB
Foto : Mahasiswa KKN Kolaboratif Unej meninggalkan Lumajang (tangkapan layar/jatimnow.com)
Foto : Mahasiswa KKN Kolaboratif Unej meninggalkan Lumajang (tangkapan layar/jatimnow.com)

 

jatimnow.com-Universitas Jember (Unej) menarik mahasiswa yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif di Kabupaten Lumajang. Kebijakan ini diambil setelah terjadinya pencurian kendaraan bermotor milik mahasiswa peserta KKN Kolaboratif 2025.

Baca Juga: UKT Dinilai Memberatkan, Mahasiswa Unej Desak Transparansi dan Evaluasi Sistem

Melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Unej memutuskan, untuk menarik seluruh mahasiswanya yang turut serta dalam program KKN Kolaboratif 2025. Pihak kampus mengeluarkan kebijakan tersebut untuk memberikan rasa aman dan perlindungan ke mahasiswa.

Kejadian pertama menimpa mahasiswa yang melaksanakan program KKN di Desa Alun-Alun Kecamatan Ranuyoso. Sebanyak dua unit sepeda motor yang dicuri. Satu kepunyaan mahasiswa FISIP Unej dan satu lagi milik mahasiswi UIN KHAS Jember.

Peristiwa pencuria kedua menimpa mahasiswa Unej yang melaksanakan KKN Kolaboratif di desa Tempeh Tengah Kecamatan Tempeh Lumajang terjadi secara bersamaan.

Baca Juga: Percepat Transformasi Digital, Linknet Teken MoU dengan Universitas Jember

Sekertaris LP2M Unej bidang Pengabdian kepada Masyarakat, Ali Badrudin menyampaikan, semua Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang mengikuti program KKN Kolaboratif di Lumajang, bertemu secara daring dengan Pemkab Lumajang yang diwakili oleh Bappeda dan Bakesbangpol Lumajang.

Dalam rapat disepakati, semua PTN dan PTS menarik semua mahasiswanya. Dimana Sebagai mahasiswa memulai KKN Kolaboratif tanggal 15 Juli dan seharusnya baru berakhir 20 Agustus 2025 nanti.

Baca Juga: AXA Mandiri Hadir di Jember, Dorong Mahasiswa Melek Keuangan

“Kami berencana menarik mahasiswa Unej, penarikan ini hanya untuk lokasi Lumajang, sementara di kota lain tetap berjalan sesuai jadwal,” ujarnya, Sabtu (9/8/2025).

Unej menerjunkan 1.070 mahasiswa yang tersebar di 102 desa di Lumajang dalam program KKN Kolaboratif ini. Selain Unej, perguruan tinggi yang turut serta adalah Universitas Islam Jember, UIN KHAS Jember, STIA Pembangunan Jember, UNIPAR Jember, Poltekes Jember, Universitas Lumajang, dan STIKP Lumajang.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.