Minggu, 14 Jun 2026 15:33 WIB

Persebaya Tumbang di Laga Perdana Super League Kontra PSIM

Foto: Pemain Persebaya Francisco Rivera berebut bola dengan dengan pemain PSIM Ghulam Faktur Rahman (Sahlul Fahmi/jatimnow.com)
Foto: Pemain Persebaya Francisco Rivera berebut bola dengan dengan pemain PSIM Ghulam Faktur Rahman (Sahlul Fahmi/jatimnow.com)

jatimnow.com-Kekecewaan tengah melanda skuad Persebaya Surabaya yang baru saja dikalahkan tim tamu PSIM Yogyakarta dengan skor 0-1, dalam laga perdana Super League di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jumat (8/8/2025) malam.

Gol tunggal yang dicetak penyerang PSIM Ezequiel Pulda Vidal itu terasa menyesakkan karena terjadi di penghujung pertandingan, tepatnya di menit 90+2.

Baca Juga: Ernando Ari Tandatangani Kontrak Panjang Bersama Persebaya Surabaya, Ini Alasannya

Kekalahan ini tentu menjadi momen yang kurang mengenakkan bagi kubu Persebaya. Selain gagal meraih poin penuh di kandang, mereka juga gagal mengambil start positif musim ini.

Kekecewaan tampak sekali terlihat di wajah pelatih kepala Persebaya Eduardo Perez saat sesi konferensi pers seusai pertandingan. Wajar jika Eduardo kecewa sebab timnya sebenarnya lebih unggul dalam penguasaan bola yakni 57% sedang PSIM hanya 43%.

Meski kalah Eduardo menilai jika di babak pertama para pemainnya sudah sesuai rencana. Bahkan sang kapten Bruno Moreira memiliki peluang mencetak gol pada menit 17, sayang bola masih membentur tiang gawang.

Baca Juga: Tavares Puji Loyalitas Rivera, Yakin Jadi Kunci Persebaya Surabaya Musim Depan

"Jika kami bisa mencetak gol di babak pertama maka pertandingan akan sangat berbeda," ujarnya.

Pelatih asal Spanyol tersebut mengakui jika dirinya kecewa dengan kekalahan yang baru saja mereka rasakan. Apalagi itu terjadi di kandang. Tapi ia menegaskan kepada para pemainnya untuk tidak pataj semangat.

Baca Juga: Hajar Persik Kediri 5-0, Persebaya Surabaya Finish di Urutan ke-4

"Kami perlu meningkatkan banyak hal. Tidak ada waktu untuk mencari alasan. Kami harus terus berjuang," ucapnya.

Perez juga meminta maaf kepada para pendukung Bonek dan berharap mereka tetap memberikan dukungan kepada tim.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.