Rabu, 24 Jun 2026 15:30 WIB

Dinsos Tulungagung Rumuskan Proses Penyaluran BLT DBHCHT, Begini Skemanya

  • Penulis :
  • | Selasa, 05 Agu 2025 12:30 WIB
Foto : Ilustrasi pita cukai (ilustrasi/jatimnow.com)
Foto : Ilustrasi pita cukai (ilustrasi/jatimnow.com)

jatimnow.com,- Pencairan bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanjar daerah (APBD) melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di Tulungagung masih jadi pekerjaan rumah bagi pemerintah. Saat ini pihak Pemkab Tulungagung masih merumuskan pencairan itu dengan menemui Kanwil Kemenkumham Wilayah Jawa Timur.

Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tulungagung, Teguh Abianto mengatakan, BLT DBHCHT ini memang harus segera dicairkan pada tahun 2025 ini. Pada bansos ini, terdapat sebanyak 9.752 KPM yang akan menerima Rp 200 ribu selama lima bulan atau Rp 1 juta setahun.

Baca Juga: Harga BBM Naik, Anggaran Operasional Bus Sekolah di Tulungagung Membengkak

Pertemuan dengan Kanwil Kemenkum Wilayah Jawa Timur itu dilakukan untuk penyelarasan atau penyesuaian sebelum mulai mencairkan BLT DBHCHT tersebut. Pasalnya, pihaknya perlu memastikan peraturan yang mengatur tentang pencairan anggaran BLT DBHCHT tersebut agar tepat sasaran.

"Selain itu, kami juga harus memastikan jumlah KPMnya lagi, barang kali memang ada perubahan data KPM," ujarnya, Selasa (5/8/2025).

Tidak hanya itu, pihaknya juga masih harus melakukan sosialisasi sebelum penyaluran BLT DBHCHT ini kepada setiap sasaran terutama desa-desa. Mereka akan melakukan verifikasi dan validasi terkait target penerima itu, baru setelahnya pihaknya bisa melakukan penyaluran ke desa-desa.

Baca Juga: Permudah Pengurusan e-KTP, Dispendukcapil Tulungagung Jemput Bola ke Sekolah

Meski proses ini memerlukan waktu lebih, pihaknya cukup terbantu dalam proses pengumpulan data pabrik rokok yang menjadi salah satu kategori sasaran penerima DBHCHT. Itu karena setiap perusahaan rokok memiliki data lengkap karyawannya, sehingga perusahaan diminta unruk mengirim data itu.

"Kalau data para buruh pabrik yang akan menerima BLT DBHCHT APBD ini tentunya sudah tersedia, kita tinggal mengumpulkan data-data tersebut untuk verifikasi," ungkapnya.

Baca Juga: Serapan Gabah Tinggi, Gudang Bulog Tulungagung Penuh

Sedangkan untuk teknis penyalurannya, Teguh menyebut, jika pihaknya akan merapel proses penyaluran BLT tersebut ke dalam dua kali proses penyaluran. Kemungkinannya, tahap pertama penyaluran akan dilakukan untuk tiga bulan dan tahap kedua penyaluran dilakukan untuk dua bulan atau justru sebaliknya.

"Arahan dari Kadinsos yang baru, dan perintah dari Bapak Bupati, nanti pelaksanaannya dua kali penyaluran. Bisa dilakukan dua bulan dan tiga bulan atau tiga bulan dan dua bulan," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.