Selasa, 23 Jun 2026 02:06 WIB

Wanita Muda Tulungagung Kubur Bayinya usai Melahirkan di Samping Rumah

Polisi saat mengidentifikasi kuburan bayi di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Polisi saat mengidentifikasi kuburan bayi di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang wanita di Tulungagung mengubur bayi yang baru saja dilahirkannya di samping rumah. Aksi tersebut terungkap saat warga curiga dengan perubahan bentuk fisiknya.

MA (23) warga Desa Sanggrahan, Kecamatan Boyolangu itu mengaku melahirkan seorang diri. Lalu pingsan setelah bayi yang dikandungnya itu keluar. Saat sadar bayi berjenis kelamin laki-laki itu sudah meninggal dunia. Karena takut MA kemudian menguburnya di dekat rumah.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Kapolsek Boyolangu, AKP Tarmadi mengatakan aksi tersebut terungkap saat warga curiga dengan perubahan bentuk fisik MA. Warga awalnya melihat MA seperti orang hamil. Namun, beberapa hari kemudian perutnya mengempes. Selama ini MA diketahui belum menikah dan tinggal sendiri di rumah. Mereka semakin curiga saat melihat ada gundukan yang mengeluarkan bau tak sedap dari samping rumahya.

“Kecurigaan ini kemudian dilaporkan ke pihak berwajib dan kami menindaklanjuti nya," ujarnya, Minggu (3/8/2025).

Petugas dari Polsek Boyolangu bersama tim forensik RSUD dr Iskak Tulungagung, kemudian melakukan pembongkaran dan menemukan jasad bayi yang dikubur sedalam 55 sentimeter di halaman samping rumah.

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Mertua di Blitar, Ini Motifnya

Berdasarkan keterangan yang diberikan, MA melahirkan pada Selasa (29/7/2025) siang. Proses persalinan dilakukan sendiri tanpa bantuan orang lain. Namun setelah melahirkan MA pingsan. Saat bangun bayi tersebut sudah meninggal dunia.

“Hari Rabu (30/7/2025) malam, jasad bayi itu dikubur di samping rumahnya,” tuturnya.

Baca Juga: Menantu Perempuan Habisi Mertuanya di Blitar

Polisi masih mendalami adanya dugaan tindak kekerasan terhadap bayi tersebut. Jenazah bayi dibawa ke RSUD dr Iskak untuk dilakujan autopsi. MA juga dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis. Penanganan kasus kini dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tulungagung untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Dugaan kekerasan masih dalam penyelidikan. Posisi bayi saat dikubur apakah sudah meninggal atau masih hidup akan dipastikan melalui hasil autopsi,” pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.