Selasa, 16 Jun 2026 21:24 WIB

PSI Surabaya Kecam Keras Intoleransi Pelarangan Ibadah di Padang

Plt Ketua PSI Surabaya, Shobikin. Foto: PSI for JatimNow.com
Plt Ketua PSI Surabaya, Shobikin. Foto: PSI for JatimNow.com

jatimnow.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Surabaya mengecam keras tindakan intoleransi berupa pelarangan ibadah di sebuah rumah doa sekaligus tempat pendidikan anak-anak Kristen di Padang, Sumatera Barat, Minggu (27/7/2025).

Peristiwa itu dinilai sebagai ancaman serius terhadap nilai-nilai kebhinnekaan dan hak asasi manusia di Indonesia.

Baca Juga: PSI Surabaya Gelar Perayaan Natal Bernuansa Keberagaman dan Pluralisme

Plt Ketua PSI Surabaya, Shobikin, menyatakan keprihatinannya atas aksi kekerasan yang terjadi. Ia menilai, tindakan teror disertai kekerasan untuk menghentikan kegiatan kerohanian di depan anak-anak sangat memprihatinkan dan berpotensi menimbulkan trauma berkepanjangan.

Peristiwa tersebut, menurutnya membuktikan akar intoleransi masih kuat di berbagai wilayah Indonesia.

"Indonesia bukanlah milik satu golongan, satu suku, atau satu keyakinan. Kebebasan beribadah dijamin konstitusi, dan pelanggaran terhadapnya harus ditindak tegas sesuai hukum," tegas Shobikin dalam keterangan persnya, Rabu (30/7/2025).

Baca Juga: PSI Surabaya Rayakan HUT ke-11 dengan Doa dan Tumpengan

Shobikin mendesak pemerintah untuk tidak tinggal diam. "Negara harus bersikap tegas terhadap pelaku intoleransi agar kejadian serupa tidak terulang," ujarnya. Ia juga berharap adanya kesepahaman dan aksi bersama untuk memerangi intoleransi.

PSI Surabaya menilai peristiwa ini bukan sekadar kesalahpahaman. "Setiap tindakan intoleran adalah ancaman nyata terhadap Bhinneka Tunggal Ika, cita-cita kemerdekaan, dan HAM," kata Shobikin.

Meskipun demikian, PSI Surabaya mengapresiasi langkah cepat Walikota Padang dalam memitigasi masalah dan mendorong dialog antarpihak. Mereka juga mendukung proses hukum yang sedang berjalan dan berharap agar kasus serupa tidak terjadi di Surabaya.

Baca Juga: Gerak Cepat PSI Surabaya, Bentuk Pengurus DPC dan Dialog Bersama KPU

Shobikin mengajak seluruh masyarakat untuk melawan intoleransi dan mengutamakan dialog dalam menghadapi perbedaan.

"Kita harus menjadi bangsa yang menerima perbedaan agar bisa tumbuh sebagai bangsa yang besar dan bermartabat," pungkasnya.

Editor : Tim Jatimnow
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.