Selasa, 16 Jun 2026 02:16 WIB

BMKG Maritim Tanjung Perak Gelar Sekolah Lapang Cuaca Nelayan di Bangkalan

Seremoni pembukaan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) di Kabupaten Bangkalan, Madura. (Foto: BMKG Maritim for JatimNow.com)
Seremoni pembukaan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) di Kabupaten Bangkalan, Madura. (Foto: BMKG Maritim for JatimNow.com)

jatimnow.com - BMKG Maritim Tanjung Perak kembali menggelar Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, sebagai upaya peningkatan pemahaman nelayan terhadap pemanfaatan teknologi cuaca untuk hasil tangkapan yang lebih efektif dan aman di laut.

Puluhan nelayan dari daerah tersebut ikut serta dalam kegiatan yang mendapat sambutan positif dari berbagai pihak.

Baca Juga: Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Direktur Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo, menjelaskan bahwa BMKG kini memiliki produk digital yang makin lengkap dan detail untuk mendukung aktivitas nelayan di laut.

"Nelayan dapat mengakses INAWIS BMKG untuk mendapatkan informasi potensi gelombang tinggi, cuaca buruk, bahkan lokasi ikan. Untuk info cuaca laut, gunakan INAWIS BMKG, dan untuk penerbangan ada INA SIAM BMKG," terangnya, usai pembukaan pada Selasa (29/7/2025).

Lebih lanjut Eko menambahkan, akses informasi cuaca di darat juga mudah didapat melalui aplikasi SIGANTURE BMKG yang dapat digunakan oleh masyarakat luas.

"Semua produk ini bisa diakses mudah, cukup ketik namanya di Google sesuai nama produk," tambahnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Anggota Komisi V DPR RI, Syafiuddin, memberikan apresiasi atas penyelenggaraan SLCN ini. Ia menilai kegiatan tersebut sangat membantu nelayan bertransformasi dari hanya mencari ikan menjadi menangkap ikan secara lebih efisien berkat ilmu yang diperoleh.

“Melalui sekolah ini, nelayan diberi pengetahuan titik lokasi ikan dan cuaca melalui aplikasi BMKG, yang sangat bermanfaat bagi mereka,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bangkalan, Moch. Fauzan Jakfar, berharap program ini tidak hanya seremonial, melainkan berkelanjutan dengan bimbingan nyata bagi para nelayan.

Baca Juga: BMKG Ungkap Lima Daerah di Jatim Diintai Hujan Petir, Gresik Waspada Ganda

“Saya berharap kegiatan ini terus berlanjut dengan pendampingan dan dukungan alat bagi nelayan supaya manfaatnya optimal,” kata Fauzan.

Program Sekolah Lapang Cuaca Nelayan ini merupakan bagian dari upaya BMKG dalam meningkatkan ketahanan dan produktivitas nelayan sekaligus mengurangi risiko kecelakaan laut akibat cuaca buruk.

Dengan pelatihan ini, nelayan diharapkan dapat memanfaatkan teknologi informasi cuaca secara optimal untuk mendukung aktivitas penangkapan ikan yang aman dan efektif.

Editor : Tim Jatimnow
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.