Selasa, 09 Jun 2026 02:06 WIB

UMKM Herbal Rembang Tembus Pasar Nasional

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Minggu, 27 Jul 2025 14:23 WIB
Ibu rumah tangga anggota KWT Annisa memberikan label pada botol produk sirup di rumah produksi KWT Annisa yang berlokasi di Desa Glebeg, Kecamatan Sulang, Rembang, Jawa Tengah. (Foto: SIG for JatimNow.com)
Ibu rumah tangga anggota KWT Annisa memberikan label pada botol produk sirup di rumah produksi KWT Annisa yang berlokasi di Desa Glebeg, Kecamatan Sulang, Rembang, Jawa Tengah. (Foto: SIG for JatimNow.com)

jatimnow.com –  Di Desa Glebeg, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang,  terdapat kisah inspiratif tentang pemberdayaan ekonomi perempuan. 

Kelompok Wanita Tani (KWT) Annisa,  beranggotakan 31 ibu rumah tangga,  telah sukses mengolah potensi herbal lokal menjadi produk minuman kesehatan yang menembus pasar nasional,  mencatat omzet hingga Rp 100 juta per tahun. 

Baca Juga: SIG Salurkan Sapi dan Kambing Kurban hingga Papua Barat

Keberhasilan ini tak lepas dari dukungan Rumah BUMN PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) di Kabupaten Rembang (RB Rembang).

"Awalnya,  kami hanya ingin memanfaatkan hasil pekarangan agar tidak terbuang sia-sia,"  cerita Rutiah,  Ketua KWT Annisa. 

"Dari dapur rumah,  kami belajar mengolah bahan-bahan herbal menjadi produk bernilai jual," sambungnya.

Bermodalkan Rp500 ribu pada tahun 2017,  KWT Annisa memulai usahanya dengan peralatan sederhana,  mengolah jahe,  kunyit,  temulawak,  dan buah kawis menjadi sirup,  serbuk herbal,  dan minuman khas Rembang.

Namun,  perjalanan mereka berubah signifikan sejak bergabung dengan RB Rembang pada tahun 2022. 

"RB Rembang memberikan pelatihan manajemen usaha,  membantu branding dan pemasaran,  dan memperluas jejaring usaha kami,"  jelas Rutiah. 

Baca Juga: Gerai UMKM Segera Dibangun di Kawasan Gereja Merah Probolinggo

Dukungan itu sangat krusial,  membantu KWT Annisa meningkatkan kapasitas produksi dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Awalnya memasarkan produk di pasar tradisional lokal,  KWT Annisa kini telah menjangkau Yogyakarta,  Semarang,  Surakarta,  Surabaya,  bahkan Kalimantan melalui e-commerce dan reseller. 

Dengan harga terjangkau,  mulai dari Rp10.000 hingga Rp40.000 per kemasan,  produk-produk herbal KWT Annisa kini meraih omzet rata-rata Rp10 juta per bulan.

"Kami sangat berterima kasih kepada SIG dan RB Rembang,"  ungkap Rutiah. 

"Dukungan mereka,  mulai dari pelatihan hingga promosi,  sangat berharga bagi pertumbuhan usaha kami,"  tambahnya.

Baca Juga: Modal Usaha ACC Danaku Dongkrak Omzet Kuliner di Surabaya

KWT Annisa  juga menjalin kerjasama dengan petani lokal untuk memenuhi kebutuhan bahan baku,  menunjukkan komitmen terhadap  kemandirian dan keberlanjutan usaha.

Vita Mahreyni, Corporate Secretary SIG,  mengatakan bahwa dukungan terhadap UMKM,  khususnya kelompok usaha perempuan,  merupakan bagian dari komitmen SIG terhadap pembangunan berkelanjutan dan inklusif.

"Perempuan memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi lokal,"  tegas Vita.  SIG berkomitmen mendampingi UMKM agar semakin tangguh dan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat.

Kisah sukses KWT Annisa membuktikan bahwa dengan dukungan yang tepat,  UMKM lokal mampu berkembang pesat dan bersaing di pasar yang lebih luas.  Inovasi,  ketekunan,  dan kemitraan strategis menjadi kunci keberhasilan mereka.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.