Rabu, 17 Jun 2026 16:43 WIB

Pemprov Jatim Gelar Rapat Khusus Bahas Panduan Sound Horeg

  • Penulis :
  • | Jumat, 25 Jul 2025 17:50 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

jatimnow.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar rapat khusus membahas fenomena sound horeg yang mulai meresahkan masyarakat, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Kamis (25/7/2025).

Rapat itu dipimpin Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, diikuti Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, dengan melibatkan, MUI Jawa Timur, Polda Jatim, RSU Dr Soetomo, serta sejumlah instansi terkait. Berlangsung selama dua jam, rapat itu mengupas dampak sound horeg dari segala sisi.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

“Putusan malam ini, memang perlu ada panduan agar masyarakat punya pegangan yang lebih jelas mengenai apa yang boleh dan tidak, apalagi sudah banyak yang bahkan memesan sound system untuk kegiatan-kegiatan dalam waktu dekat termasuk bulan Agustus ini kan,” kata Emil Dardak, usai rapat.

Selanjutnya, menurut Emil, berdasarkan pandangan dari banyak disiplin ilmu itu, tim kecil dipimpin Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jawa Timur akan merumuskan pandua. Emil mengatakan, panduan itu akan selesai hingga tiga hari ke depan.

“Ini akan ditindaklanjuti tim kecil yang bekerja satu-dua-tiga hari ke depan untuk kemudian disampaikan persisnya seperti apa,” terang Emil.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

“Malam ini tadi sudah sangat panjang, dua jam lebih dikupas dari semua sisi, MUI Jawa Timur juga hadir. Ada juga dokter spesialis THT hadir. Medis, legal, sosial, keagamaan semua masuk. Mohon waktu beberapa hari ke depan, dari Kesbangpol akan jadi leading sektor bersama tim Polda,” tambahnya.

Terkait format panduan tersebut, Emil masih belum bisa memastikan. Yang jelas, itu akan mengatur bagaimana sound system bisa berjalan tanpa menganggung kepentingan umum.

“Kita (masih) mau cari yang paling tepat apa formatnya,” tegas Emil.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Emil pun menegaskan, bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur tidak akan melarang kegiatan dengan sound system. Namun, akan mengatur akan agar ketertiban di masyarakat tetap terjaga.

“Sound system itu boleh, ingat bahwa kata-kata, terminologi tadi masih ada perbedaan pandangan satu sama lain mengenai apa yang sering disebut horeg, dan nggak ada dalam dokumen teknis dan formal apapun yang mendefinisikan itu, maka kita kembali pada aturan dan regulasi yang diperkenankan, diperkenankan dari segi lalu lintas, medis, pencemaran suara dan norma-norma,” tandasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.