Minggu, 07 Jun 2026 02:50 WIB

Waspada! Mikroplastik Ancam Kesehatan Manusia

Pegiat lingkungan membawa manekin berbalut plastik ketika aksi "Waspadai Jantung Manusia Terkontaminasi Plastik" pada Plastic Free July 2025, di Malang, Kamis (24/7/2025). Foto: Ecoton for jatimnow.com
Pegiat lingkungan membawa manekin berbalut plastik ketika aksi "Waspadai Jantung Manusia Terkontaminasi Plastik" pada Plastic Free July 2025, di Malang, Kamis (24/7/2025). Foto: Ecoton for jatimnow.com

atimnow.com - Temuan mengejutkan datang dari penelitian kolaborasi Komunitas MARAPAIMA dan Ecoton di Malang. Penelitian yang melibatkan mahasiswa Departemen Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Malang (UM) menemukan mikroplastik dalam darah, urin, dan cairan amnion manusia.

Muhammad Alvin Alvianto, salah satu mahasiswa UM yang terlibat, mengungkapkan, dalam 26 sampel darah, ditemukan 88 partikel mikroplastik (didominasi fragmen).

Baca Juga: Siswa SMPN 58 Surabaya Temukan Partikel Plastik di Air dan Udara

"Pada 11 sampel cairan amnion, ditemukan 107 partikel (didominasi fiber), dan 52 partikel pada 9 sampel urin (didominasi fiber)," kata dia usai aksi damai Plastic Free July 2025 yang bertajuk “Waspadai Jantung Manusia Terkontaminasi Plastik”, di Malang, Kamis (24/7/2025).

Menariknya, PET (polietilena tereftalat), bahan penyusun kemasan air minum, terdeteksi dalam sampel. PET diketahui dapat menembus sawar darah-otak, meningkatkan risiko demensia dan penurunan kognitif.

Mikroplastik masuk ke tubuh melalui udara, makanan, dan kulit. Estimasi menunjukkan 53.700 partikel terhirup per orang per tahun.

Bahayanya, mikroplastik berpotensi merusak sel, mengganggu hormon, dan membahayakan janin. Lebih dari 16.000 bahan kimia menyusun plastik, termasuk BPA yang toksik dan mengganggu hormon.

MARAPAIMA dan Ecoton menggelar aksi MARAPAIMA dan Ecoton menggelar aksi

Baca Juga: Warga Surabaya Diminta Stop Buang Popok ke Kali Tebu, Ini Bahayanya

Kota Malang sendiri menghadapi krisis sampah plastik. Setiap hari, kota ini memproduksi 778,34 ton sampah, dengan 13,7% atau lebih dari 106 ton merupakan limbah plastik.

Surat Edaran Wali Kota Malang No. 8/2021 tentang pengurangan sampah plastik dinilai kurang efektif karena minim pengawasan, insentif, dan sanksi. Akibatnya, kafe dan UMKM masih banyak yang menggunakan kemasan sekali pakai.

Dampak mikroplastik sangat serius. Di paru-paru, mikroplastik dapat menyebabkan inflamasi dan meningkatkan risiko penyakit pernapasan, bahkan kanker. Pada sistem saraf, mikroplastik dapat menurunkan daya ingat dan dikaitkan dengan demensia.

Sistem reproduksi juga terdampak, dengan penurunan kualitas sperma dan gangguan kesuburan. Penelitian lain menunjukkan mikroplastik dalam plasenta, urin, dan cairan ketuban, berpotensi menyebabkan stres oksidatif dan kerusakan DNA janin.

Baca Juga: Wadah Organik dan Refill Jadi Solusi Saat Harga Plastik Melambung

Dinda Auliyatus Saidah, peneliti lain dari UM, menambahkan bahwa mikroplastik juga ditemukan di sistem pencernaan, menyebabkan inflamasi dan dikaitkan dengan kanker pankreas.

"Di sistem kardiovaskular, mikroplastik meningkatkan risiko gagal jantung dan stroke," ungkapnya.

Melalui aksi "Waspadai Jantung Manusia Terkontaminasi Plastik" pada Plastic Free July 2025, MARAPAIMA dan Ecoton menyerukan regulasi yang lebih tegas, sanksi bagi pelaku usaha yang masih menggunakan plastik sekali pakai, serta mendorong masyarakat untuk beralih ke gaya hidup bebas plastik. Krisis mikroplastik bukan hanya masalah lingkungan, tetapi juga darurat kesehatan publik global.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.