Rabu, 22 Jul 2026 05:44 WIB

Waspada! Mikroplastik Ancam Kesehatan Manusia

Pegiat lingkungan membawa manekin berbalut plastik ketika aksi "Waspadai Jantung Manusia Terkontaminasi Plastik" pada Plastic Free July 2025, di Malang, Kamis (24/7/2025). Foto: Ecoton for jatimnow.com
Pegiat lingkungan membawa manekin berbalut plastik ketika aksi "Waspadai Jantung Manusia Terkontaminasi Plastik" pada Plastic Free July 2025, di Malang, Kamis (24/7/2025). Foto: Ecoton for jatimnow.com

atimnow.com - Temuan mengejutkan datang dari penelitian kolaborasi Komunitas MARAPAIMA dan Ecoton di Malang. Penelitian yang melibatkan mahasiswa Departemen Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Malang (UM) menemukan mikroplastik dalam darah, urin, dan cairan amnion manusia.

Muhammad Alvin Alvianto, salah satu mahasiswa UM yang terlibat, mengungkapkan, dalam 26 sampel darah, ditemukan 88 partikel mikroplastik (didominasi fragmen).

Baca Juga: MPLS Berbeda, Siswa SMAN 1 Mantup Lamongan Teliti Mikroplastik di Sekolah

"Pada 11 sampel cairan amnion, ditemukan 107 partikel (didominasi fiber), dan 52 partikel pada 9 sampel urin (didominasi fiber)," kata dia usai aksi damai Plastic Free July 2025 yang bertajuk “Waspadai Jantung Manusia Terkontaminasi Plastik”, di Malang, Kamis (24/7/2025).

Menariknya, PET (polietilena tereftalat), bahan penyusun kemasan air minum, terdeteksi dalam sampel. PET diketahui dapat menembus sawar darah-otak, meningkatkan risiko demensia dan penurunan kognitif.

Mikroplastik masuk ke tubuh melalui udara, makanan, dan kulit. Estimasi menunjukkan 53.700 partikel terhirup per orang per tahun.

Bahayanya, mikroplastik berpotensi merusak sel, mengganggu hormon, dan membahayakan janin. Lebih dari 16.000 bahan kimia menyusun plastik, termasuk BPA yang toksik dan mengganggu hormon.

MARAPAIMA dan Ecoton menggelar aksi MARAPAIMA dan Ecoton menggelar aksi

Baca Juga: 600 Siswa SDIT El Haq Ikuti Microplastic Journey, Perkuat Sekolah Bebas Plastik

Kota Malang sendiri menghadapi krisis sampah plastik. Setiap hari, kota ini memproduksi 778,34 ton sampah, dengan 13,7% atau lebih dari 106 ton merupakan limbah plastik.

Surat Edaran Wali Kota Malang No. 8/2021 tentang pengurangan sampah plastik dinilai kurang efektif karena minim pengawasan, insentif, dan sanksi. Akibatnya, kafe dan UMKM masih banyak yang menggunakan kemasan sekali pakai.

Dampak mikroplastik sangat serius. Di paru-paru, mikroplastik dapat menyebabkan inflamasi dan meningkatkan risiko penyakit pernapasan, bahkan kanker. Pada sistem saraf, mikroplastik dapat menurunkan daya ingat dan dikaitkan dengan demensia.

Sistem reproduksi juga terdampak, dengan penurunan kualitas sperma dan gangguan kesuburan. Penelitian lain menunjukkan mikroplastik dalam plasenta, urin, dan cairan ketuban, berpotensi menyebabkan stres oksidatif dan kerusakan DNA janin.

Baca Juga: Ecoton Edukasi Santri Jember soal Deforestasi, Mikroplastik, dan Zero Waste

Dinda Auliyatus Saidah, peneliti lain dari UM, menambahkan bahwa mikroplastik juga ditemukan di sistem pencernaan, menyebabkan inflamasi dan dikaitkan dengan kanker pankreas.

"Di sistem kardiovaskular, mikroplastik meningkatkan risiko gagal jantung dan stroke," ungkapnya.

Melalui aksi "Waspadai Jantung Manusia Terkontaminasi Plastik" pada Plastic Free July 2025, MARAPAIMA dan Ecoton menyerukan regulasi yang lebih tegas, sanksi bagi pelaku usaha yang masih menggunakan plastik sekali pakai, serta mendorong masyarakat untuk beralih ke gaya hidup bebas plastik. Krisis mikroplastik bukan hanya masalah lingkungan, tetapi juga darurat kesehatan publik global.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.