Sabtu, 06 Jun 2026 12:26 WIB

PGN Pacu Pembangunan Infrastruktur Gas untuk Atasi Ketimpangan Distribusi Energi

  • Penulis :
  • | Senin, 21 Jul 2025 20:32 WIB
Direktur Utama PGN, Arief S. Handoko, dalam diskusi Coffee Morning. Foto: PGN for jatimnow.com
Direktur Utama PGN, Arief S. Handoko, dalam diskusi Coffee Morning. Foto: PGN for jatimnow.com

jatimnow.com – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, berkomitmen memperkuat infrastruktur gas bumi nasional untuk memastikan pasokan energi bersih yang andal, terjangkau, dan merata. 

Hal itu diungkapkan Direktur Utama PGN, Arief S. Handoko, dalam diskusi Coffee Morning beberapa waktu lalu.

Arief menjelaskan adanya ketimpangan antara pasokan dan permintaan gas bumi di Indonesia.

Baca Juga: Pertamina Jamin Stok LPG 3 Kg Aman Selama Libur Idul Adha di Jatim

"Permintaan gas di Sumatera dan Jawa Barat sangat tinggi, sementara pasokan justru berlebih di Jawa Timur," katanya. 

Baca Juga: PGN Siapkan Jalur Transportasi CO₂ untuk Proyek CCS Nasional

Kondisi tersebut diperkuat oleh Kurnia Chairi, Deputi Keuangan dan Komersialisasi SKK Migas, yang menyatakan bahwa meskipun pasokan gas nasional mencukupi, distribusi sering terhambat karena ketidaksesuaian lokasi produksi dan konsumsi.

“Secara keseluruhan pasokan kita tidak defisit karena kita ekspor, artinya kita kelebihan gas. Namun, ada lokasi tertentu di mana pembeli berkumpul dan tidak sesuai dengan sumber pasokannya,” jelas Kurnia.

Untuk mengatasi permasalahan ini, PGN memanfaatkan LNG sebagai alternatif pasokan.  Arief menekankan pentingnya keberlanjutan pasokan LNG domestik dengan harga kompetitif. 

"Tantangannya adalah bagaimana PGN dapat memperoleh pasokan LNG secara kontinu dan berkelanjutan dengan harga kompetitif," tambahnya.

Aris Mulya Azof, Ketua Indonesian Gas Society (IGS), menambahkan bahwa pergeseran dari gas pipa ke LNG menimbulkan tantangan baru, terutama dalam struktur harga internasional dan kompleksitas infrastruktur.  Ia menegaskan perlunya kebijakan pemerintah yang terintegrasi.

PGN saat ini tengah mengembangkan berbagai proyek strategis, termasuk pembangunan Pipa Tegal-Cilacap, Terminal LNG Arun, dan revitalisasi FSRU serta tangki penyimpanan.  Investasi infrastruktur gas mencapai 67�ri total capex.

Arief merangkum empat faktor utama yang mempengaruhi kondisi gas nasional: availability (ketersediaan), accessibility (aksesibilitas), affordability (keterjangkauan), dan sustainability (keberlanjutan). 

Baca Juga: Genap 61 Tahun, PGN Kuasai 95 Persen Infrastruktur Gas Nasional

Dengan strategi G-A-S (Grow-Adapt-Step Out), PGN berupaya meningkatkan aksesibilitas energi.  Dukungan pemerintah dalam hal harga LNG yang terjangkau sangat penting.

“Dengan dukungan pemerintah, PGN siap menjangkau penyaluran energi bersih ke seluruh wilayah Indonesia,” tegas Arief.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.