Sabtu, 06 Jun 2026 21:45 WIB

Dalam 6 Bulan Terakhir, Produksi Sampah di Tulungagung Capai 20 Ribu Ton

  • Penulis :
  • | Senin, 21 Jul 2025 10:30 WIB
Foto :Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tulungagung, Yudha Yanuar Hadi (Bramanta/ jatimnow.com)
Foto :Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tulungagung, Yudha Yanuar Hadi (Bramanta/ jatimnow.com)

jatimnow.com,- Selama enam bulan terakhir, produksi sampah di Kabupaten Tulungagung mencapai puluhan ribu ton. Jumlah ini meningkat dibanding periode yang sama di tahun lalu. Mayoritas sampah ini merupakan sampah rumah tangga. Masyarakat pun dihimbau untuk memilah sampah di rumah, demi meninimalisir produksi sampah di Tulungagung.

Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tulungagung, Yudha Yanuar Hadi mengatakan, selama semester pertama tahun 2025, terdapat peningkatan produksi sampah di Tulungagung. Pihaknya mencatat, dalam satu hari rata-rata sampah yang diangkut sebanyak 115 ton. Secara akumulasi selama enam bulan terakhir, terdapat sebanyak 20 ribu ton sampah yang dihasilkan oleh masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Tulungagung. Dimana mayoritas sampah yang dihasilkan merupakan sampah rumah tangga berjenis sampah organik seperti sisa makanan dan lain-lain.

Baca Juga: Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

"Setiap harinya kami mengangkut 185 tempat pembuangan sementara (TPS), dimana dari ratusan TPS itu, total selama 6 bulan ini ada sebanyak 20 ribu ton sampah yang dihasilkan," ujarnya, Senin (21/7/2025).

Sampah yang dihasilkan ini lebih banyak dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2024 kemarin. Diketahui, saat itu dalam satu hari pihaknya bisa mengangkut sampah pada setiap TPS yang tersedia sebanyak 110 ton sampah rumah tangga perhari.
Jika diakumulasikan selama enam bulan di tahun 2024 kemarin, total sampah yang diangkut oleh petugas DLH Tulungagung mencapai sebanyak 19 ribu ton. Kenaikan produksi sampah ini selain dikarenakan banyak produk memakai kemasan plastik sekali pakai, tegapi juga karena ada penambahan TPS.

Baca Juga: Datangi DPRD, PPPK Paruh Waktu di Tulungagung Wadul Gaji Tak Layak

"Tahun ini kami ada 8 TPS baru yang kami tempatkan pada beberapa desa, perusahaan maupun instansi seperti puskesmas dan lain-lain," ungkapnya.

Yudha menjelaskan, pihaknya mencatat jika sebanyak 65 persen dari sampah yang dihasilkan warga di Tulungagung merupakan sampah rumah tangga berjenis organik. Pihak DLH sendiri kini tengah berupaya untuk mengurangi produksi sampah yang dihasilkan oleh masyarakat setiap harinya. Diantaranya seperti memberikan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat agar memanfaatkan sampah yang masih bisa dimanfaatkan terutama sampah plastik.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

"Kalau bisa sampahnya dipilah dahulu, jadi sampah yang dibuang hanyalah sampah residu yang tidak bisa dimanfaatkan lagi, sehingga bisa mengurangi beban penampungan sampah pada TPA Segawe," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

BMKG imbau warga selalu waspada potensi perubahan cuaca yang bisa terjadi kapan pun.