Rabu, 22 Jul 2026 04:47 WIB

Dalam 6 Bulan Terakhir, Produksi Sampah di Tulungagung Capai 20 Ribu Ton

  • Penulis :
  • | Senin, 21 Jul 2025 10:30 WIB
Foto :Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tulungagung, Yudha Yanuar Hadi (Bramanta/ jatimnow.com)
Foto :Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tulungagung, Yudha Yanuar Hadi (Bramanta/ jatimnow.com)

jatimnow.com,- Selama enam bulan terakhir, produksi sampah di Kabupaten Tulungagung mencapai puluhan ribu ton. Jumlah ini meningkat dibanding periode yang sama di tahun lalu. Mayoritas sampah ini merupakan sampah rumah tangga. Masyarakat pun dihimbau untuk memilah sampah di rumah, demi meninimalisir produksi sampah di Tulungagung.

Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tulungagung, Yudha Yanuar Hadi mengatakan, selama semester pertama tahun 2025, terdapat peningkatan produksi sampah di Tulungagung. Pihaknya mencatat, dalam satu hari rata-rata sampah yang diangkut sebanyak 115 ton. Secara akumulasi selama enam bulan terakhir, terdapat sebanyak 20 ribu ton sampah yang dihasilkan oleh masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Tulungagung. Dimana mayoritas sampah yang dihasilkan merupakan sampah rumah tangga berjenis sampah organik seperti sisa makanan dan lain-lain.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

"Setiap harinya kami mengangkut 185 tempat pembuangan sementara (TPS), dimana dari ratusan TPS itu, total selama 6 bulan ini ada sebanyak 20 ribu ton sampah yang dihasilkan," ujarnya, Senin (21/7/2025).

Sampah yang dihasilkan ini lebih banyak dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2024 kemarin. Diketahui, saat itu dalam satu hari pihaknya bisa mengangkut sampah pada setiap TPS yang tersedia sebanyak 110 ton sampah rumah tangga perhari.
Jika diakumulasikan selama enam bulan di tahun 2024 kemarin, total sampah yang diangkut oleh petugas DLH Tulungagung mencapai sebanyak 19 ribu ton. Kenaikan produksi sampah ini selain dikarenakan banyak produk memakai kemasan plastik sekali pakai, tegapi juga karena ada penambahan TPS.

Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

"Tahun ini kami ada 8 TPS baru yang kami tempatkan pada beberapa desa, perusahaan maupun instansi seperti puskesmas dan lain-lain," ungkapnya.

Yudha menjelaskan, pihaknya mencatat jika sebanyak 65 persen dari sampah yang dihasilkan warga di Tulungagung merupakan sampah rumah tangga berjenis organik. Pihak DLH sendiri kini tengah berupaya untuk mengurangi produksi sampah yang dihasilkan oleh masyarakat setiap harinya. Diantaranya seperti memberikan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat agar memanfaatkan sampah yang masih bisa dimanfaatkan terutama sampah plastik.

Baca Juga: 88 Persen SD di Tulungagung Gagal Penuhi Pagu Saat SPMB

"Kalau bisa sampahnya dipilah dahulu, jadi sampah yang dibuang hanyalah sampah residu yang tidak bisa dimanfaatkan lagi, sehingga bisa mengurangi beban penampungan sampah pada TPA Segawe," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.