Rabu, 17 Jun 2026 11:09 WIB

Bupati Ipong Berharap PKK Jadi Penggerak Koperasi di Ponorogo

  • Penulis :
  • | Selasa, 09 Okt 2018 21:16 WIB
Bupati Ipong saat membuka jambore PKK, Selasa (9/10/2018).
Bupati Ipong saat membuka jambore PKK, Selasa (9/10/2018).

jatimnow.com - Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni menaruh harapan besar terhadap kader Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Ponorogo untuk menjadi penggerak koperasi.

"PKK dengan jumlah kadernya yang luar biasa banyak memiliki potensi untuk bisa bekerjasama memunculkan produk yang memiliki nilai ekonomi dan ditampung dalam koperasi," kata Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni saat Jambore PKK Tingkat Kabupaten di Hotel Tlogorejo, Selasa (9/10/2018).

Baca Juga: Membaca Siklus, Menjaga Nalar Negara

Ia mengatakan, koperasi adalah model ekonomi yang paling cocok di Indonesia. Bahkan, model ekonomi ini sudah dibahas oleh para pendiri bangsa dan tertuang dalam UUD 1945.

“Tapi koperasi seolah tidak berkembang. Kalah dengan model ekonomi modern. Padahal, koperasi juga bukan model ekonomi yang tidak modern,” ujarnya.

Ia mencontohkan, Denmark yang merupakan negara penghasil susu terbesar di dunia menerapkan model ekonomi koperasi. Sekitar 70 persen pertumbuhan ekonomi Denmark ditopang oleh koperasi susu yang ada.

“Dan Denmark sangat sejahtera. Bahkan koperasinya punya bank, klinik dan berbagai usaha lainnya. Jadi kalau PKK Ponorogo mau mengembangkan koperasi maka sangat bagus sekali,” bebernya

Baca Juga: BI Kediri Optimis Ekonomi Jawa Timur Lebih Baik di Tahun 2026

Menurut dia, kalau koperasi berkembang, maka ekonomi akan meningkat. Kalau ekonomi meningkat, kesejahteraan keluarga akan ikut meningkat. Kalau keluarga pendapatannya naik, tentu keluarga itu akan ayem, sejahtera. “Saya yakin melalui PKK semua itu bisa dikembangkan dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ponorogo Sri Wahyuni mengatakan, sebagai tim penggerak PKK terus melakukan pembinaan kemudian mensosialisasikan.

"PKK sebagai mitra pemerintah, potensi dan kebutuhan masyarakat. Bersinergi dengan dinas atau instansi terkait," ujar Yuni--sapaan akrab Sri Wahyuni--

Baca Juga: Melacak Keberadaan Bupati Ponorogo Usai OTT KPK

Ia berharap dengan jambore ini, kader PKK memanfaatkan sebagai sarana silaturahmi dan bisa tukar menukar pengetahuan.

“Tentunya, PKK juga bisa menggerakkan kehidupan berkoperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan,” pungkasnya. (ADV/Arif Ardianto)

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.