Selasa, 16 Jun 2026 20:31 WIB

Puluhan SD Negeri di Trenggalek Minim Murid, Pemerintah Bakal Evaluasi

  • Penulis :
  • | Selasa, 15 Jul 2025 14:05 WIB
Foto : Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Trenggalek (Bramanta/jatimnow.com)
Foto : Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Trenggalek (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com- Puluhan SD Negeri di Trenggalek minim murid. Pemkab Trenggalek akan mengevaluasi permasalahan ini dan memastikan proses pembelajaran tetap berjalan normal. Terdapat 23 SD Negeri yang jumlah siswa barunya kurang dadi 10 orang. Bahkan beberapa SD tidak mendapat siswa baru di tahun ajaran baru ini.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Trenggalek, Agoes Setiyono mengatakan, minimnya murid di beberapa SD Negeri telah menjadi atensi pemerintah. Hal ini disebabkan karena minimnya lulusan TK.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

"Minimnya murid di sejumlah SD Negeri juga disebabkan karena turunnya angka kelulusan siswa TK," ujarnya, Selasa (15/7/2025).

Agoes memastikan dengan banyaknya SD Negeri yang minim murid, proses pembelajaran akan tetap berjalan normal. Hal ini untuk memastikan setiap murid mendapatkan pendidikan yang layak.

"Meski hanya satu murid harus tetap dilakukan pembelajaran dengan sebaik-baiknya," terangnya.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Disdikpora Trenggalek akan melakukan evaluasi atas masalah ini. Namun, disdikpora belum memiliki rencana untuk regrouping sekolah minim murid.

"Belum ada rencana regrouping. Karena di Trenggalek ini daerah pegunungan dan siswa harus menjangkau sekolah," ucapnya.

Disisi lain, lembaga pendidikan swasta juga memiliki kualitas cukup baik. Maka harus ada peningkatan kualitas pendidikan SD Negeri agar dapat bersaing.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

"Banyak sekolah swasta yang bagus, maka sekolah negeri harus mampu bersaing. Agar dapat menarik minat orang tua," pungkasnya.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.