Rabu, 17 Jun 2026 07:38 WIB

Kalah Bersaing, SD Negeri di Trenggalek ini Hanya Dapat 1 Siswa

  • Penulis :
  • | Senin, 14 Jul 2025 13:05 WIB
Foto: Rohmat Widianto saat mengikuti MPLS di SDN 1 Kendalrejo (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Rohmat Widianto saat mengikuti MPLS di SDN 1 Kendalrejo (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com,- Rohmat Widianto (7) siswa kelas 1 SDN 1 Kendalrejo, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek terlihat cukup antusias mengikuti program Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Pelaksanaan program tersebut terasa sangat istimewa. Hal ini dikarenakan Rohmat merupakan satu-satunya siswa baru di sekolah. Seperti mengikuti kelas privat, guru kelas secara komunikatif langsung mengenalkan diri dan mengajari Rohmat.

Kepala SD Negeri 1 Kendalrejo, Didin Luskha mengatakan untuk tahun ajaran 2025-2026 mereka hanya mendapatkan 1 siswa saja. Minimnya jumlah siswa yang mendaftar ini disebabkan oleh beberapa hal. Diantaranya, jumlah lulusan TK yang sedikit. Sedangkan jumlah lembaga pendidikan setingkat cukup banyak.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

"Kalau disini banyak pesaing. Kami harus bersaing dengan 6 lembaga pendidikan lain," ujarnya, Senin (14/07/2025).

Saat ini total siswa di sekolah tersebut hanya mencapai 36 siswa saja. Dengan rincian 1 siswa kelas 1, 10 siswa kelas 2, 2 siswa kelas 3, 7 siswa kelas 4, 6 siswa kelas 5 dan 10 siswa kelas 6. Sebelum tahun ajaran baru, pihak sekolah telah melakukan sosialisasi kepada lembaga TK. Bahkan, juga mendatangi orang tua agar mau menyekolahkan anaknya di SD Negeri 1 Kendalrejo.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

"Kami akan tetap berusaha memperbaiki kualitas pendidikan. Agar kedepan bisa menarik minat wali murid," tuturnya.

Sementara itu, guru kelas 1, Mita Purwanti menambahkan, meski hanya terdapat satu murid tidak ada rencana untuk penggabungan dengan kelas lain. Dia akan tetap mengajar sebaik-baiknya. Sekolah juga berupaya memberikan pembelajaran yang berkualitas. Bahkan pihaknya akan menjalin komunikasi intens dengan orang tua dan murid.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

"Meski hanya ada satu murid, siswa ini terlihat nyaman dan berani untuk mengikuti pembelajaran," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.