Senin, 15 Jun 2026 23:27 WIB

Mahasiswa Unair Ciptakan Boneka Pintar Deteksi Depresi

  • Penulis :
  • | Sabtu, 12 Jul 2025 18:50 WIB
Foto: Lima mahasiswa UNAIR pencipta boneka pintar (instagram/jatimnow.com)
Foto: Lima mahasiswa UNAIR pencipta boneka pintar (instagram/jatimnow.com)

jatimnow.com - Lima mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) mencuri perhatian lewat inovasi unik berupa Boneka Pintar (Intelligence Doll). Boneka ini dirancang untuk membantu mengidentifikasi tingkat depresi pada generasi muda. Inovasi ini mengantarkan mereka lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa bidang Karsa Cipta (PKM-KC) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kelima mahasiswa tersebut adalah Muhammad Nur Aufa Habibi, Arya Maulana Al Hakim, Afdal Lunasri, Edbert Fernando, dan Aqila Fayyaza Nur Husna. Tim ini berada di bawah bimbingan Dr. Riries Rulaningtyas, S.T., M.T., dan diketuai oleh Aufa, mahasiswa dari Fakultas Sains dan Teknologi.

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

“Selama ini, solusi kesehatan mental kebanyakan berbasis aplikasi. Kami ingin menghadirkan pendekatan yang lebih emosional melalui bentuk fisik yang bisa diajak bicara, yaitu boneka,” ujar Aufa Sabtu (12/7/2025).

Boneka pintar tersebut dilengkapi teknologi deep learning yang dapat menganalisis ekspresi wajah dan suara pengguna. Dari hasil analisis tersebut, sistem dapat mengklasifikasikan tingkat depresi ringan, sedang hingga berat. Tak hanta itu boneka tersebut juga memberikan respons percakapan yang sesuai secara emosional.

“Boneka ini dirancang sebagai teman bicara yang mampu memahami kondisi emosional pengguna, khususnya mereka yang mengalami depresi,” jelasnya.

Penggunaan boneka ini bukan tanpa dasar. Literatur ilmiah menunjukkan bahwa boneka dapat memberikan rasa aman dan nyaman, terutama dalam konteks terapi emosional. Boneka serupa umumnya digunakan dalam penanganan pasien lansia dengan demensia. Tim Unair melihat peluang besar untuk mengadaptasi konsep ini bagi kalangan muda, khususnya Gen-Z yang rawan mengalami tekanan mental.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Setelah dinyatakan lolos pendanaan PKM-KC, tim mengaku tantangan terbesar adalah meningkatkan akurasi sistem deteksi emosi. Mereka tengah merancang pengumpulan data lebih luas dari pasien depresi yang telah terdiagnosis oleh profesional untuk melatih sistem kecerdasan buatan pada boneka.

“Target kami adalah menjadikan Intelligence Doll sebagai solusi nyata, bukan hanya proyek kampus. Kami ingin produk ini bisa masuk pasar dan memberikan dampak sosial,” tambah Aufa.

Meski merupakan pengalaman pertama mereka mengikuti PKM, tim menyambut antusias keberhasilan ini. Mereka berharap inovasi yang tengah dikembangkan dapat memberikan kontribusi dalam penanganan isu kesehatan mental yang kian meningkat di kalangan anak muda.

Baca Juga: BTN Gandeng UNAIR, Perkuat Literasi Finansial dan Ekosistem Kampus Digital

“Semoga kelak boneka ini bisa menjadi teman bicara bagi mereka yang merasa sendiri dan tidak tahu harus bercerita ke siapa,” pungkasnya.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.