Selasa, 23 Jun 2026 01:44 WIB

Gatut Sunu Tanggapi Santai Kritik Pekerja Migran Tulungagung: Namanya Juga Demokrasi

Potrer Mbak Suci, PMI yang kritik pembangunan di Tulungagung.
Potrer Mbak Suci, PMI yang kritik pembangunan di Tulungagung.

jatimnow.com - Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) mengkritik pembangunan desa di Kabupaten Tulungagung. Video kritikan tersebut viral di media sosial dalam beberapa waktu terakhir.

Perempuan dalam video tersebut diketahui bernama Suci, warga Desa Suwaluh, Kecamatan Pakel. Dalam videonya, Suci yang saat ini tengah merantau di Taiwan mengunggah beragam kritik seperti pembangunan jalan dan irigasi. Beberapa nama seperti Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, mantan Bupati Tulungagung Maryoto Birowo dan seorang anggota DPRD banyak disebut dalam video itu.

Baca Juga: Harga BBM Naik, Anggaran Operasional Bus Sekolah di Tulungagung Membengkak

Gatut Sunu Wibowo, menanggapi dengan tenang dan bijak soal kritik terbuka yang dilakukan Suci di media sosial. Bupati Tulungagung menilai kritik sebagai hal wajar dalam era demokrasi dan menegaskan tidak akan membawa persoalan ini ke ranah hukum.

“Namanya juga demokrasi, disenggol-senggol itu biasa. Kalau salah ya dimaafkan saja, yang penting ini bisa berdampak baik pada peningkatan kinerja kami,” ujarnya, Minggu (6/7/2025)

Baca Juga: Permudah Pengurusan e-KTP, Dispendukcapil Tulungagung Jemput Bola ke Sekolah

Gatut Sunu mengaku mengenal keluarga Suci di Desa Suwaluh. Keluarganya menjadi bagian dari tim sukses selama masa kampanye. Oleh sebab itu pihaknya tetap membuka pintu dialog, agar masalah bisa segera diselesaikan.

“Saya tidak akan melaporkan. Secara personal, keluarga Mbak Suci ini pernah jadi tim sukses saya. Jadi saya anggap biasa saja. Kami sudah pernah komunikasi, dan memang orangnya seperti itu. Kritis, terbuka,” lanjutnya.

Baca Juga: Serapan Gabah Tinggi, Gudang Bulog Tulungagung Penuh

Terkait dinamika yang muncul, Sunu juga mengaku telah memanggil camat dan kepala desa terkait untuk meminta penjelasan serta mendorong penyelesaian secara damai. Gatut juga menyampaikan harapan agar polemik ini segera mereda dan membuka ruang pertemuan yang lebih santai.

“Semoga nanti Mbak Suci bisa pulang ke Tulungagung, main ke pendopo, dan masalah ini bisa diselesaikan dengan bijak. Karena bagaimanapun, Mbak Suci adalah warga Tulungagung, bagian dari kami juga,” pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.