Minggu, 07 Jun 2026 08:03 WIB

Mahasiswa KPI UIN Tulungagung Gelar Festival Jurnalistik

  • Penulis :
  • | Minggu, 06 Jul 2025 08:19 WIB
Foto: Mahasiswa KPI UIN Tulungagung gelar festival jurnalistik. (UIN Tulungagung/jatimnow.com)
Foto: Mahasiswa KPI UIN Tulungagung gelar festival jurnalistik. (UIN Tulungagung/jatimnow.com)

jatimnow.com — Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung menggelar Festival Jurnalistik. Festival ini digelar sebagai bentuk Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah Jurnalistik yang diampu oleh dosen Amrullah Ali Moebin.

Festival tersebut menjadi penutup dari proses pembelajaran yang panjang dan intensif selama satu semester, yang menekankan pada penguasaan praktik jurnalistik dan keterampilan media secara komprehensif. Mahasiswa tidak hanya menunjukkan hasil karya, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para praktisi industri media dan publik.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Ketua pelaksana festival Jurnalistik Muhammad Dandi Rama Wijaya mengatakan sebelum kegiatan festival dimulai, mahasiswa diberi tugas membuat karya liputan mendalam (in-depth reporting) yang dikembangkan menjadi dua bentuk output, yakni tulisan feature individual dan produksi film dokumenter secara berkelompok.

Tema-tema yang diangkat cukup beragam, mulai dari kisah-kisah komunitas marjinal, pelestarian budaya lokal, isu sosial kemasyarakatan, hingga praktik keagamaan yang kontekstual.

“Kegiatan dirancang oleh kepanitian mahasiswa KPI angkatan 2024 pada tahun ini. Kami mengambil tema tentang Matraman Tempo Dulu,” ujarnya, Sabtu (5/7/2025).

Baca Juga: Dear Prabowo, Produsen Tahu di Tulungagung Resah Karena Harga Kedelai Naik

Karya mahasiswa ini kemudian dikurasi dan mendapatkan ulasan kritis dari para profesional media dan pelaku industri kreatif, sebagai bagian dari proses evaluasi dan refleksi pembelajaran yang substantif.

Dandi menuturkan, setiap kelas dibagi kelompok. Kemudian setiap orang memiliki tanggung jawab untuk melakukan peliputan dan memproduksi karya. Secara individu masing-masing mahasiswa menulis karya jurnalistik.

“Saya kebetulan liputan tentang peternakan sapi di Sendang. Teman-teman cukup antusias dalam mengerjakan liputan ini,” tuturnya.

Baca Juga: Tulungagung Deklasikan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Bebas Titipan

Sementara itu dosen pengampu mata kuliah Jurnalistik Amrullah Ali Moebin menambahkan bahwa Festival Jurnalistik ini dirancang sebagai sarana pembelajaran berbasis proyek yang menjembatani dunia akademik dan industri. Melalui festival ini mahasiswa KPI UIN SATU dapat membekali diri dengan teori yang kuat dan pengalaman praktis yang relevan dengan kebutuhan lapangan kerja.

“Mahasiswa tidak hanya diuji di ruang kelas, tetapi juga diuji di ruang publik melalui karya dan kontribusi nyatanya,” pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.