Sabtu, 20 Jun 2026 06:06 WIB

Melihat Labuh Laut di Pantai Konang Trenggalek, Sedekah para Nelayan

Labuh laut di Pantai Konang. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Labuh laut di Pantai Konang. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Nelayan Pantai Konang di Desa Ngeleng, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek menggelar upacara adat labuh laut. Mereka mengarak sejumlah tumpeng berisi aneka lauk pauk, lalu melarungnya ke pantai. Upacara ini digelar untuk memperingati 1 Suro sebagai bentuk syukur warga atas melimpahnya berkah dari pantai tersebut

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin yang hadir di upacara adat ini mengatakan, salah satu makna labuh laut adalah bersedekah. Setelah didoakan, tumpeng setinggi 1,5 meter ini kemudian dibawa ke pantai dan dilarung.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

"Ini memperingati 1 Suro atau 1 Muharram. Kita disunahkan untuk bersedekah, jadi tadi warga menyiapkan. Ada tumpeng-tumpeng yang di perebutkan oleh warga," ujarnya, Jumat (27/6/2025).

Upacara labuh laut ini digelar setiap tahun di bulan Muharram atau Suro dalam sistem kalender Jawa. Warga setempat menyiapkan beberapa tumpeng untuk direbutkan dan dilarung ke pantai. Mereka berharap dengan labuh laut ini akan mendapat limpahan berkah.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

“Ini bentuk sedekahnya nelayan. Saya hanya bisa mendoakan semoga nanti rejekinya ditambah oleh Allah SWT. Selain itu ini juga bentuk budaya yang harus dilestarikan," tuturnya.

Dalam kesempatan ini, Mas Ipin juga menyampaikan rencana Kementerian KKP membangun kampung nelayan merah putih di kawasan tersebut. Dengan pembangunan kampung nelayan ini diharapkan dapat merevitalisasi kawasan sekitar Pantai Konang.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

"Nanti kita bareng-barenglah agar semakin nyaman pantainya," pungkasnya. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.