Senin, 15 Jun 2026 21:24 WIB

Indospring Proyeksikan Laba Bersih Tahun 2025 Meningkat 45 Persen

RUPS Tahunan PT Indospring Tbk yang digelar Surabaya, Senin (23/6/2025). (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)
RUPS Tahunan PT Indospring Tbk yang digelar Surabaya, Senin (23/6/2025). (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)

jatimnow.com - PT Indospring Tbk (INDS), yang bergerak dalam bidang industri komponen kendaraan bermotor khususnya pegas, pada Triwulan 1 2025 telah mencatatkan laba bersih sebesar Rp25 miliar atau 3 persen dibandingkan penjualan bersih.

Laba bersih pada Triwulan 1 2025 tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp9 miliar atau sebesar 53 persen dibandingkan pada Triwulan 1 2024.

Baca Juga: Pemegang Saham Rombak Jajaran Direksi SPTP

Direktur INDS Bob Budiono, dalam RUPS Tahunan di Surabaya, mengatakan pihaknya memproyeksikan laba bersih pada tahun 2025 mencapai Rp117 miliar atau naik 45 persen dibanding pencapaian tahun 2024.  

“Sementara untuk proyeksi laba bruto tahun 2025 mencapai Rp494 miliar atau naik 16 persen dibanding tahun 2024. Sedang laba usaha tahun 2025 diproyeksikan mencapai Rp177 miliar atau naik 36 persen dibanding pencapaian tahun 2024,” kata Bob Budiono, Senin (23/6/2025).

Bob menjelaskan di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global perseroan tetap berkomitmen meningkatkan pendapatan, baik dari pasar domestik maupun ekspor, dengan fokus khusus pada segmen aftermarket. 

Baca Juga: 4 Hasil RUPS Gudang Garam, Bagikan Dividen Rp2,3 Triliun

Sebagai langkah antisipatif terhadap stagnasi penjualan di pasar Original Equipment Manufacture (OEM) roda empat dan roda dua perseroan akan menyiapkan sejumlah strategi.

“Perseroan memproyeksikan penjualan tahun 2025 mencapai Rp3,4 triliun, meningkat sekitar 9% dibanding realisasi tahun 2024,” jelasnya.

Baca Juga: Kinerja Positif SIG Raih Penghargaan Bergengsi

Adapun strategi internal yang akan dilakukan INDS dalam mencapai target, menurut Bob adalah dengan cara menaikkan produktivitas dan efisiensi dari sektor industri. Sedang untuk strategi eksternal, perseroan akan merencanakan ekspansi melalui jaringan distribusi baru di Eropa dan Timur Tengah.

“Saat ini pasar ekspor memberi kontribusi sebesar 40 persen. Terbesar Jepang mencapai 25-30 persen. Sedang Timur Tengah kurang dari 3 persen. Kami berharap ekspor masih bisa menunjang,” ujar Bob.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.