Rabu, 17 Jun 2026 00:43 WIB

Tak Ingin Seperti Konflik di Timur Tengah, Ini Kata Kapolda Jatim

  • Penulis :
  • | Jumat, 16 Mar 2018 20:37 WIB
Suasana cangkrukan Forkopimda bersama dengan FKUB.
Suasana cangkrukan Forkopimda bersama dengan FKUB.

Baca Juga: Kapolda Jatim Minta Pemudik Manfaatkan Buffer Zone Saat Antre Menyeberang

 
jatimnow.com - Kapolda Jawa Timur bersama Gubernur Jawa Timur dan Kasdam V Brawijaya menggelar cangkrukan bersama Forum Kerukunan Umat Beragama. Selain cangkrukan mereka juga menggelar deklarasi Anti Hoax.
 
Berbagai tokoh dari lintas agama ikut nimbrung dan menyampaikan uneg-unegnya terkait dengan hubungan antar sesama dalam lintas agama.
 
Dalam acara Cangkrukan Kamtibmas Forkompimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Jawa Timur bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jatim, yang digelar di ruang Rupa Tama Gedung Tribrata Polda Jatim, Kapolda Irjen Pol Machfud Arifin memaparkan tentang kondisi sejarah konflik masa lalu di berbagai daerah di Indonesia.
 
 
Serta konflik-konflik yang terjadi di berbagai belahan negara seperti di negara kawasan Timur Tengah, Eropa maupun di Asia.
 
"Kita bersyukur Jawa Timur aman, damai," ujar Irjen Pol Machfud Arifin.
 
Kapolda menerangkan, agama di Indonesia cukup majemuk, ada Islam, Kristen, Nasrani, Hindu, Budha dan Konghucu.
 
Katanya, di Indonesia terdiri dari 17.504 pulau, 1.340 suku, 6 agama, 187 kepercayaan. Namun konflik hanya terdiri dari beberapa daerah seperti, di Poso, Ambon, Sampit. 
 
Berbeda dengan di negara lain, seperti di Afganistan yang hanya terdiri dari 7 suku, di Suriah hanya 2 agama, di Lebanon hanya 3 agama dan 3 suku, Srilanka hanya 4 agama dan 4 suku.
 
Konflik masih terus berkepanjangan dan mengakibatkan kerugiaan materi yang sangat besar.
 
"Kita harus bersyukur bahwa Indonesia sangat majemuk, tapi kita tetap bersatu. Bandingkan negara-negara lain, mereka hanya berapa suku tapi terjadi konflik, ini yang membutuhkan biaya cukup besar untuk memulihkan keadaan menjadi normal kembali," tuturnya. 
 
"Oleh karena itu, kita dari berbagai suku, agama, harus tetap mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semoga pancasila masih diberikan kekuatan untuk terus mencengkram kuat pita merah putih dengan Bhineka Tunggal Ika didalamnya," harapnya.
 
Reporter: Jajeli Rois
Editor: Erwin Yohanes
Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.