Selasa, 23 Jun 2026 03:17 WIB

Bermain Kerikil di Tepi Rel, Balita di Tulungagung Tewas Tertabrak KA Gajayana

Polisi bersama warga evakuasi balita tertabrak kereta api. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Polisi bersama warga evakuasi balita tertabrak kereta api. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang balita di Tulungagung tewas usai tertabrak Kereta Api Gajayana relasi Jakarta-Malang. Korban diketahui berinisial MF (3) warga Desa/ Kecamatan Rejotangan. Saat kejadian diketahui korban sedang bermain kerikil di bantaran rel.

Kapolsek Rejotangan, AKP Kasyanto menerangkan peristiwa kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu kereta api Gajayana melaju dari arah barat menuju timur. Sedangkan korban bermain kerikil di bantaran rel sisi utara. Karena posisi korban terlalu dekat sehingga tertemper kereta api dan terpental hingga sejauh 10 meter.

Baca Juga: Harga BBM Naik, Anggaran Operasional Bus Sekolah di Tulungagung Membengkak

“Korban sedang bermain kerikil di bantaran rel dan tertemper kereta api yang melintas," ujarnya, Rabu (4/6/2025). 

Rumah korban hanya berjarak 50 meter dari rel kereta api tersebut. Dari keterangan sejumlah saksi, korban di rumah hanya dengan kakaknya saja. Diduga korban bisa membuka pintu rumah dan berjalan ke arah rel kereta api.

Baca Juga: Permudah Pengurusan e-KTP, Dispendukcapil Tulungagung Jemput Bola ke Sekolah

"Saat kejadian kedua orang tua korban sedang bekerja di pasar," tuturnya. 

Pihak keluarga menolak dilakukan visum terhadap jenazah korban. Keluarga memilih menandatangani surat pernyataan penolakan visum dan menerima kejadian ini sebagai musibah. Mereka langsung membawa jenazah ke rumah dan membersihkan lokasi kejadian.

Baca Juga: Serapan Gabah Tinggi, Gudang Bulog Tulungagung Penuh

“Keluarga sudah menerima kejadian tersebut musibah," pungkasnya. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.