Selasa, 23 Jun 2026 03:52 WIB

PASI Ponorogo Raih Juara Umum II di Kejurnas Atletik Blitarian Open II 2025

Tim PASI Ponorogo meraih Juara Umum II pada Kejurnas Atletik Blitarian Open II 2025 di Blitar. (Foto: Disbudparpora Ponorogo)
Tim PASI Ponorogo meraih Juara Umum II pada Kejurnas Atletik Blitarian Open II 2025 di Blitar. (Foto: Disbudparpora Ponorogo)

jatimnow.com – Prestasi membanggakan berhasil ditorehkan kontingen Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Ponorogo dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik Blitarian Open II 2025 yang memperebutkan Piala Bupati Blitar.

Dari total 1.207 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, tim PASI Ponorogo sukses meraih Juara Umum II dengan perolehan medali yang impresif, yaitu 6 medali emas, 3 perak, dan 2 perunggu.

Baca Juga: Satu Abad Gontor: Wamenag Puji Peran Pesantren Cetak Generasi Mendunia

“Alhamdulillah, atlet kita mampu bersaing di ajang nasional. Ini hasil kerja keras dan persiapan matang,” ujar Wakhid Purwanto, Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo, Senin (2/6/2025).

Wakhid menuturkan, keberhasilan ini bukan hasil instan. Sejak Jumat (30/5/2025), kontingen sudah tiba di Blitar untuk melakukan pengecekan lokasi dan registrasi sebelum pertandingan dimulai pada Sabtu-Minggu (31 Mei – 1 Juni 2025).

“Persiapan yang matang menjadi salah satu kunci utama kesuksesan kami. Atlet bisa adaptasi lebih awal, sehingga tampil maksimal di hari pertandingan,” jelasnya.

Keberhasilan ini juga menjadi bekal penting bagi PASI Ponorogo dalam menghadapi berbagai ajang resmi yang digelar oleh Pemprov Jatim maupun tingkat nasional lainnya.

“Kami ingin terus mendampingi dan menyiapkan atlet melalui program pelatihan intensif agar prestasi ini bisa terus ditingkatkan,” tambah Wakhid.

Pelatih PASI Ponorogo, Moh Rofiqul, menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian ini. Ia mengungkapkan bahwa raihan 11 medali tersebut sesuai dengan target tim pelatih.

“Ini capaian luar biasa yang patut dibanggakan. Kami juga berharap ada dukungan lebih lanjut dari pemerintah daerah, terutama dalam hal sarana dan prasarana agar pembinaan atletik di Ponorogo bisa lebih maksimal,” ucap Rofiqul.

Daftar Peraih Medali PASI Ponorogo

Medali Emas:

1. Rizki – Tolak Peluru

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

2. Rizki – Lempar Cakram

3. Rafa – Lempar Lembing

4. Sulthon – Tolak Peluru (Putra Grup A)

5. Andrista – Lempar Cakram (Putri Grup B)

6. Andrista – Lempar Lembing (Putri Grup B)

Medali Perak:

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

1. Radhit – Lempar Cakram

2. Cinta – Tolak Peluru (Putri Grup A)

3. Rayza – Tolak Peluru (Putra Grup A)

Medali Perunggu:

1. Radhit – Tolak Peluru (Putra)

2. Eca Zahra – Tolak Peluru (Putri Grup A).

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.