Jumat, 24 Jul 2026 15:55 WIB

4 Plus Tuntutan Driver Ojek Online Dihadapan Pemkab Jember

  • Penulis : Sugianto
  • | Rabu, 21 Mei 2025 13:28 WIB
Unjuk rasa ojol Jember (foto: sugianto/jatimnow.com)
Unjuk rasa ojol Jember (foto: sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan driver ojek online (Ojol) roda dua hingga roda empat unjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Jember. Aksi ini untuk menyuarakan beberapa tuntutan kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah yang dinilai kurang berpihak ke para driver ojol.

Ada empat tuntutan yang di suarakan driver ojol yang tergabung dalam Forum Komunikasi Jember Online Bersatu (FKJOB) kali ini. Diantaranya, kenaikan tarif layanan Penumpang (R2), kehadiran regulasi makanan dan barang (R2), ketentuan tarif bersih ASK (R4) dan kehadiran UU Transportasi online di Indonesia.

Baca Juga: Mirip Malioboro, Jember Bakal Miliki Food Street Terintegrasi Stasiun

Selain tuntutan secara nasional, FKJOB juga memiliki beberapa tuntutan lokal ke Pemkab Jember, diantaranya BPJS Ketenagakerjaan driver online ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Jember.

Serta pemberian bantuan sosial kepada driver ojol berupa upgrading skill driver online dan produk Hukum Daerah terkait Transportasi online.

"Kami mengajak rekan rekan tranportasi online untuk bergandengan tangan, sejenak menyingkirkan perbedaan dan bersama sama mengawal perjuangan ini," kata koordinator aksi Dedi Novianto, Selasa (20/5/2025).

Baca Juga: Tak Punya Kendaraan, Lansia di Jember Tahan Sakit Kronis Setahun Tanpa Berobat

"Kita memiliki hak yang sama dengan warga negara yang lain. Bersama-sama kita jadikan 20 Mei 2025 sebagai hari bangkitnya tranportasi online Indonesia," lanjutnya.

Sementara Wakil Bupati Jember, Djoko Susanto menegaskan pada aplikator jangan hanya berjualan jaket saja.

"Aplikator buka kantor di Jember. Aplikator tidak hanya jualan jaket. Jangan sampai teman-teman (Ojol) hanya narik satu kali dan apalagi tekor," kata Djoko.

Baca Juga: Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan 2026 di Jember, Ruang Ekspresi dan Belajar Budaya

Menurutnya, terkait dengan potongan atau pembagian harus dibicarakan dengan aplikator.

"Di Jember menempatkan transportasi online memang menjadi pilihan utama masyarakat. Kalau menjadi transportasi umum, tentu ttansportasi pribadi akan berkurang," ungkapnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.