Minggu, 07 Jun 2026 03:16 WIB

Aset Jember Satu Ini Sempat Eksis, Wabup Jember: 2019 Bisa Ekspor

  • Penulis : Sugianto
  • | Rabu, 14 Mei 2025 16:35 WIB
Wabup Jember Djoko dalam panen pertama Kopi Silo (foto: Sugianto/jatimnow.com)
Wabup Jember Djoko dalam panen pertama Kopi Silo (foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Jember memiliki salah satu aset yang sempat eksis di Tahun 2019. Selain tembakau, Kopi Silo juga sempat menjadi aset yang membanggakan, karena mampu ekspor hingga ke luar negeri.

Wakil Bupati Jember Djoko Susanto ingin mengulang kembali kopi asal Desa Sidomulyo Kecamatan Silo Jember bisa ekpor ke luar negeri.

Baca Juga: Indowood Expo 2026 Dibuka di Surabaya, Jatim Bidik Pasar Ekspor Global

Dalam petik kopi dan panen perdana, Wabup Djoko mengapresiasi acara yang digelar Forum Silaturahmi Petani Gunung Gumitir (FSPG), Rabu (14/5/2025).

"Tentu alasan utama edukasi ke petani kopi. Dimana yang dipetik, yang merah dulu dan kalau hijau murah," ungkapnya.

Djoko menyampaikan, ia mendapat informasi jika 2019 kopi tersebut pernah sangat eksis sebagau kopi khas asal Jawa Timur, hingga ekspor ke luar negeri.

"Makanya saya tadi ingatkan, kepada OPD terkait bagaimana mendampingi masyarakat. Mulai dari urusan bertaninya sampai urusan penjualannya," terangnya.

Baca Juga: Refleksi Setahun, Muhammad Fawait: 2026 Tahun Pembuktian Percepatan Pembangunan

"Kalau tadi bisa didampingi bisa mengulang lagi ekspor, tentu kesejahteraan masyarakat semakin terjamin. Karena harga ekspor, mau tidak mau lebih tinggi dari pada dijual di lokal," sambungnya.

Namun beberapa tahun belakangan ini kopi asal wilayah tersebut tidak bisa kembali ekspor. 

"Makanya besok tanya ke OPD terkait, kenapa 2019 bisa ekspor, kenapa tahun berikutnya tidak bisa. Ini perlu kita cari tahu, tentu kita akan dorong untuk bisa melakukan hal yang sama," jelasnya.

Baca Juga: Setahun Pimpin Jember, Muhammad Fawait Fokus Perkuat Pelayanan Dasar

Mengingat kopi sudah sempat ekspor ke luar negeri, tentu terkait kualitas tidak perlu diragukan lagi. Ia meminta pendampingan untuk petani kopi, mulai masa pembibitan hingga pemasaran.

"Makanya kedepan, petani kopi perlu didampingi dan edukasi. Bagaimana menghasilkan kopi terbaik, dari sisi kuantitas dan tonasenya naik. Kalau perlu, Puslit dan perguruan tinggi kita libatkan," tandasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.