Rabu, 17 Jun 2026 17:09 WIB

Wakil Bupati Trenggalek dan Istri Tertunda Berangkat Haji, Ini Penyebabnya

CJH asal Trenggalek saat diberangkatkan ke asrama haji Sukolilo. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
CJH asal Trenggalek saat diberangkatkan ke asrama haji Sukolilo. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhammad Natanegara menjadi salah satu Calon Jamaah Haji (CJH) yang tertunda keberangkatannya. Dia bersama istri dan belasan CJH Trenggalek lainnya terpaksa tertunda keberangkatannya karena belum mendapat visa haji.

Kasi Pelayanan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Trenggalek, Subkan Hamzah mengatakan, awalnya total CJH Trenggalek yang akan berangkat ke Tanah Suci berjumlah 376 orang. Mereka diberangkatkan pagi ini dari Pendopo Manggala Praja Nugraha, tergabung dalam kloter 4 embarkasi Surabaya.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Namun, karena masalah visa yang belum turun sebanyak 16 jamaah harus ditunda keberangkatannya.

“Ada 1 jamaah yang tidak berangkat karena kondisi sakit. Jadi untuk Kloter 4, hanya 359 jamaah yang berangkat," ujarnya, Jumat (2/5/2025).

Berdasarkan data, dari 16 CJH Trenggalek yang ditunda keberangkatannya karena masalah visa, tertulis nama Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhammad Natanegara dan istrinya Fatikhatur Rohmah. Meski visa milik Syah sudah keluar, namun karena visa istrinya belum keluar, mereka terpaksa ditunda keberangkatannya.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

“Rencananya untuk jamaah yang belum turun visanya akan diberangkatkan pada 14 Mei 2025. Mereka akan tergabung dalam Kloter 45," jelasnya.

Sementara itu, Asisten I Sekda Trenggalek, Saeroni menambahkan, dalam pemberangkatan CJH, Pemkab Trenggalek memfasilitasi armada bus. Total ada 9 armada bus untuk keberangkatan dan kepulangan jemaah.

Baca Juga: Suasana Haru Sambut 312 Jemaah Haji Probolinggo di Kantor Wali Kota

Saeroni meminta para jamaah untuk menjaga kesehatan saat menjalankan ibadah haji di Tanah Suci. Mengingat kondisi cuaca di Tanah Suci yang berbeda dengan Trenggalek.

“Para jemaah sudah melakukan pembekalan cukup lama. Jadi sudah paham harus menyikapi kondisi cuaca di Tanah Suci," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.