Rabu, 22 Jul 2026 22:58 WIB

Cabdin Jember Antar Ijazah ke Rumah, Alumni Menangis Haru

  • Penulis : Sugianto
  • | Selasa, 29 Apr 2025 09:40 WIB
Kasi Cabdin Jember bersama kepala Sekolah SMA dan SMK mengantar ijazah ke rumah Alumni (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Kasi Cabdin Jember bersama kepala Sekolah SMA dan SMK mengantar ijazah ke rumah Alumni (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan ijazah milik siswa yang telah lulus SMA atau SMK di Jember masih berada di sekolah alias belum diambil hingga belasan tahun berlalu. Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Jatim Wilayah Jember mengantarkan ijazah tersebut ke rumah masing-masing.

Salah satu alumni SMAN 1 Tanggul Jember, Saman Hudi menangis terharu, ketika ada kepala sekolah beserta jajaran pengurus Cabdin Jember mengantar ijazah ke rumahnya.

Baca Juga: Siswa TK-SD di Bangsalsari Jember Keracunan, Santapan MBG Diduga Jadi Pemicu

"Karena waktu itu, setelah saya lulus sekolah, saya diajak paman saya bekerja di Kalimantan, bekerja merantau, akhirnya belum sempat diambil," akunya pria asal Desa Patemon, Senin (28/4/2025).

"Ini pas Lebaran kemarin, baru sempat pulang kesini dan Alhamdulillah, melalui program ini, bisa diberikan ijazah ke rumah alumni. Terima kasih Bapak Cabdin, Kepala Sekolah dan semuanya, atas adanya program ini. Ijazah ini sekitar 16 tahunan," ucapnya terharu.

Hal serupa juga disampaikan Elsa Salsabila, salah satu alumni SMKN 6 Jember yang menyatakan, kesibukan bekerja di luar kota membuat dirinya sulit mengambil ijazah secara langsung.

Baca Juga: Genjot Produktivitas Pangan, Pemkab Jember Kucurkan Rp312 Miliar

"Saya bersyukur dan berterima kasih pada Ibu Gubernur Khofifah, Alhamdulillah, ijazah sekarang diantar ke rumah," ungkapnya.

Sedangkan Kasi SMK Cabdin Jember Lumajang Muhammad Khotib mengatakan, setelah siswa SMA/SMK dinyatakan selesai belajar, tentu mereka harus mendapatkan ijazah.

"Mulai 21 April hingga sekarang dilakukan penyerahan ijazah ke rumah siswa, difasilitasi sekolah dan gratis. Apabila ada tanggungan siswa, tidak usah bayar," ungkapnya.

Baca Juga: Ratusan Warga Ajung Jember Terjangkit Penyakit Kronis, Banyak yang Takut Berobat

Menurut Khotib, pihak Cabdin Jember 3 tahun lalu, sudah launching program ini, akan tetapi ada siswa yang sebelum lulus mendapatkan pekerjaan di luar kota atau luar pulau.

"Mungkin belum bisa mengambil dan belum mendapatkan cuti perusahaan. Setelah hari raya ini, banyak yang mudik atau pulang. Mungkin ada juga yang punya tanggungan perpus, alat sekolah dan sebagainya," sebutnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.