Minggu, 21 Jun 2026 03:52 WIB

Mantan Kapolres Trenggalek Disebut Bawa Arca Arca Durga Mahesa Sura Mardhini

Potongan arca Durga Mahesa Sura Mardhini yang disebut dibawa mantan Kapolres Trenggalek. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Potongan arca Durga Mahesa Sura Mardhini yang disebut dibawa mantan Kapolres Trenggalek. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Mantan Kapolres Trenggalek, AKBP Indra Ranudikarta disebut membawa Arca Durga Mahesa Sura Mardhini milik Desa Kamulan, Kecamatan Durenan tanpa dilengkapi dokumen resmi.

Indra yang kini menjabat sebagai Wakapolresta Bogor ini membawa benda bersejarah tersebut dengan alasan akan disempurnakan. Saat ditemukan arca tersebut dalam kondisi tidak utuh.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Kepala Desa Kamulan, Masruri mengatakan arca ini ditemukan pada tahun 2022 lalu. Setelah ditemukan warga memutuskan untuk menyimpan arca ini di Balai Desa Kamulan. Saat ditemukan arca tersebut dalam kondisi tidak utuh. Hanya bagian bawah arca yang ditemukan.

"Saat ditemukan kondisi bagian atas arca sudah tidak utuh seperti bentuk awalnya," ujarnya, Selasa (22/4/2025).

Arca tersebut diperkirakan lebih tua dari Candi Penataran di Blitar.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Sekitar bulan Januari lalu, mantan Kapolres Trenggalek AKBP Indra Ranudikarta membawa arca tersebut dengan alasan akan menyempurnakan kondisi arca yang bernilai sejarah itu.

"Katanya mantan Kapolres Trenggalek punya kenalan orang yang ahli dan bisa menyempurnakan kondisi arca kembali utuh," jelasnya.

Tidak ada dokumen penyerahan arca tersebut. Benda bersejarah ini memiliki ukuran panjang 40 centimeter dengan lebar 18 centimeter.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Pemerintah Desa Kamulan berencana ke Bogor untuk bertemu dan mengambil kembali Arca Durga Mahesa yang dibawa oleh mantan Kapolres Trenggalek, AKPB Indra Ranudikarta.

"Saya juga mau mengantar wayang kayu milik Pak Indra, sekalian mengambil arca kembali," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.