Minggu, 21 Jun 2026 08:08 WIB

Kronologi Pembunuhan Janda di Trenggalek, Pelaku Bawa Palu dan Sekap Anak Korban

Tersangka saat dikeler polisi. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Tersangka saat dikeler polisi. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Slamet Efendi (44) warga Desa Kamulan, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek yang menjadi pelaku pembunuhan terhadap YN (34) warga Desa Pangkal, Kecamatan Sawo, Kabupaten Ponorogo ternyata sempat menyandera dan menyekap anak korban. Tersangka menjemput anak korban dari sekolah dan membawanya ke kamar sebuah hotel. Tersangka lalu menghubungi korban serta memintanya datang ke hotel.

Kasatreskrim Polres Trenggalek, AKP Eko Widiantoro mengatakan tersangka dan korban berpacaran sejak dua tahun terakhir. Tersangka diketahui sedang dalam proses bercerai dengan istrinya. Sedangkan korban berstatus sebagai janda. Mereka berkenalan melalui media sosial dan berpacaran.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

“Antara korban dan tersangka kenal melalui media sosial dan akhirnya berpacaran selama dua tahun. Korban sendiri merupakan janda sedangkan tersangka tengah proses bercerai dengan pasangannya," ujarnya, Kamis (10/4/2025).

Namun hubungan tersangka dan korban mulai merenggang sejak Lebaran. Korban selalu menolak bertemu dengan tersangka. Hal ini membuat tersangka curiga dan cemburu kepada korban karena diduga masih menjalin komunikasi dengan mantan suaminya. Pada pagi hari tersangka menjemput anak korban AM (10) di sekolah yang masuk Kecamatan Tugu, Trenggalek. Setelah itu, tersangka membawa anak korban ke hotel untuk disekap.

“Ternyata tersangka juga sudah menyiapkan sebuah palu yang dia bawa dari rumah," terangnya.

Sesampainya di hotel, tersangka menghubungi korban dan memintanya datang. Saat datang tersangka langsung bertanya hubungan korban dengan mantan suaminya. Sayangnya saat korban menyangkal, tersangka malah memukul kepala anak korban dengan palu.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Setelah itu, rasa cemburu dan amarah tersangka tak bisa terbendung hingga akhirnya menghantam kepala korban dan anak korban secara bertubi-tubi menggunakan palu yang dia bawa dari rumah.

"Tersangka yang telah membunuh kekasihnya menggunakan palu, memutuskan untuk menyerahkan diri ke Polres Trenggalek pada sekitar pukul 12.15 WIB," paparnya.

Dari hasil autopsi, ditemukan sebanyak 21 luka robek di kepala, 6 luka robek di dahi, luka robek pangkal hidung, 2 luka robek pipi kanan dan beberapa luka memar pada tubuh korban. Eko mengungkapkan, atas perbutannya tersangka dijerat dengan pasal berlapis.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Di antaranya, Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“Tersangka diancam hukuman mati, karena diduga telah melakukan pembunuhan secara berencana dan melakukan penganiayaan kepada anak," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.