Sabtu, 20 Jun 2026 20:15 WIB

Kondisi Anak Korban Pembunuhan Janda di Trenggalek Berangsur Membaik

Humas RSUD dr Soedomo Trenggalek, Sujiono. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Humas RSUD dr Soedomo Trenggalek, Sujiono. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kondisi anak laki-laki korban pembunuhan di hotel di Trenggalek berangsur-angsur mulai membaik. Anak laki-laki berinisal AM (10) ini masih menjalani perawatan di RSUD dr Soedomo Trenggalek.

Korban diketahui sempat dianiaya oleh SE (44) yang telah membunuh ibunya. Pelaku memukul kepala korban dan dada dengan benda tumpul.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Humas RSUD dr Soedomo Trenggalek, Sujiono mengatakan korban berinisal AM (10) berhasil selamat dan telah mendapatkan perawatan di rumah sakit. Sedangkan korban YN (34) ditemukan meninggal dunia dan telah dilakukan autopsi.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan luka benda tumpul di bagian dada dan kepala AM.

"Ditemukan sekitar 10 luka lebam di bagian kepala dan dada AM yang disebabkan karena hantaman benda tumpul," ujarnya, Kamis (10/04/2025).

Tim medis juga melakukan pemeriksaan secara keseluruhan melalui CT scan dan rontgen. Hasilnya, kondisi anak korban baik dalam batas normal.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Disinggung soal penanganan trauma anak korban, Sujiono mengungkapkan penanganan secara psikologis akan dilakukan pendampingan oleh Dinas Sosial dan Perlindungan Perempuan Anak (Dinsos PPA) Trenggalek.

"Anak korban akan mendapatkan pendampingan psikologis trauma yang dialami oleh anak korban, Saat ini anak korban sudah dapat makan dan komunikasi. Kini dirawat di RSUD dr Soedomo Trenggalek," jelasnya.

Diketahui, peristiwa pembunuhan terjadi di Hotel Jaas Trenggalek pada 9 April 2025 lalu. Pelaku berinisal SE (44) asal Desa Kamulan, Kecamatan Durenan, Trenggalek tega membunuh kekasihnya berinisal YN (34) asal Desa Pangkal, Kecamatan Sawo, Ponorogo.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Sebelum peristiwa pembunuhan, pelaku bertemu dengan korban dan anak korban di kamar 723. Dalam pertemuan tersebut, pelaku cemburu karena korban masih berkomunikasi dengan mantan suaminya.

Saat itulah, pelaku langsung menghantam kepala korban dengan palu. Akibatnya, korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sedangkan anak korban juga menjadi sasaran kemarahan pelaku. Anak korban mendapatkan hantaman palu pada bagian kepala dan dada. Untungnya anak korban dapat selamat dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Sedangkan jenazah korban telah dilakukan autopsi oleh Biddokes Polda Jatim. 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.